Mahasiswa KKN Unri Bekali Ibu PKK Sidomulyo Timur Keterampilan Kerajinan Bernilai Jual

Mahasiswa KKN Unri Bekali Ibu PKK Sidomulyo Timur Keterampilan Kerajinan Bernilai Jual

PEKANBARU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN) Universitas Riau membekali ibu-ibu PKK Kelurahan Sidomulyo Timur dengan keterampilan membuat kerajinan bernilai ekonomi.

Pelatihan tersebut dikemas melalui Workshop CharmKraft bertema “Kreativitas Menjadi Peluang Usaha”. Kegiatan digelar di Aula Kelurahan Sidomulyo Timur, Jumat (10/7/2026).

Dalam kegiatan itu, peserta belajar membuat gantungan kunci dari kawat bulu. Bahan sederhana tersebut diolah menjadi berbagai bentuk kerajinan menarik yang memiliki nilai jual.

Workshop ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa KKN FBN Universitas Riau. Selain mengasah kreativitas, pelatihan diarahkan untuk membuka peluang usaha rumahan bagi masyarakat.

Humas KKN FBN Universitas Riau, Melani Lismawarti, mengatakan kerajinan kawat bulu dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh dan diolah.

Menurutnya, keterampilan tersebut dapat dikembangkan ibu-ibu PKK menjadi usaha sampingan untuk membantu menambah pendapatan keluarga.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti saat workshop berlangsung. Keterampilan ini bisa terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Melani.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik. Ibu-ibu PKK mengikuti setiap tahapan pembuatan kerajinan dan mencoba menghasilkan produk secara mandiri.

Salah seorang peserta mengaku keterampilan tersebut berpeluang dikembangkan menjadi usaha bersama kelompok PKK.

“Insyaallah kami siap mengembangkan ilmu yang diberikan adik-adik mahasiswa. Keterampilan ini dapat menambah penghasilan. Ke depan, kerajinan ini juga bisa dikembangkan menjadi salah satu usaha UMKM ibu-ibu PKK Kelurahan Sidomulyo Timur,” ungkapnya.

Plt TP PKK Kelurahan Sidomulyo Timur, Desty Armadani, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai workshop memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi anggota PKK.

Hasil kerajinan yang dibuat juga dinilai memiliki peluang pasar. Produk tersebut dapat dipasarkan melalui bazar maupun kegiatan UMKM lainnya.

Mahasiswa KKN FBN Universitas Riau berharap keterampilan itu terus dipraktikkan dan dikembangkan. Ilmu yang diperoleh peserta juga diharapkan dapat dibagikan kepada anggota PKK dan masyarakat lainnya.

Dengan begitu, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pelatihan sesaat, tetapi dapat mendorong tumbuhnya usaha kreatif baru di Kelurahan Sidomulyo Timur.*/(Tassa)

#Akademika

Index

Berita Lainnya

Index