KAMPAR – Produk unggulan Kabupaten Kampar mulai bersiap menembus pasar yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) ambil bagian dalam ajang IndoVEC Expo 2026 yang akan digelar pada 1–4 Mei di Mega Mall Batam Centre.
Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses pasar sekaligus menguji daya saing produk UMKM Kampar di tingkat nasional hingga internasional.
Beragam produk unggulan diboyong ke pameran tersebut, mulai dari Batik Kampar, abon ikan patin, kerupuk kulit patin, hingga olahan herbal seperti kelor dan jahe merah. Tak hanya itu, produk kuliner khas seperti singkong panggang dan salai podeh juga turut dipamerkan.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar, Syarifuddin, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar promosi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan bisnis dan mendorong transaksi langsung.
“Produk UMK Kampar memiliki kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain. Melalui ajang ini, kita ingin menunjukkan bahwa produk lokal Kampar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, keberagaman produk yang ditampilkan mencerminkan upaya peningkatan nilai tambah komoditas lokal. Bahan baku yang sebelumnya dijual mentah kini diolah menjadi produk siap konsumsi maupun kerajinan bernilai ekonomi lebih tinggi.
Dipilihnya Batam sebagai lokasi pameran bukan tanpa alasan. Letaknya yang strategis dan berdekatan dengan Singapura serta Malaysia membuka peluang lebih besar bagi produk Kampar dikenal oleh pasar mancanegara.
Selain itu, tingginya jumlah perantau asal Kampar di Batam juga menjadi potensi pasar tersendiri. Produk khas daerah dinilai mampu menghadirkan kedekatan emosional sekaligus menarik minat beli.
“Fokus kita bagaimana produk UMK ini bisa masuk ke pasar baru dan memperluas distribusi, bukan hanya sekadar tampil di pameran,” tambah Syarifuddin.
Pemkab Kampar optimistis, keikutsertaan dalam IndoVEC Expo 2026 akan berdampak langsung pada peningkatan penjualan dan membuka jalan bagi produk UMK naik kelas.
Momentum ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk lokal Kampar untuk menembus pasar internasional, sekaligus memperkuat daya saing di tengah persaingan global yang semakin ketat. (***)