Ringbrothers Billie: Pontiac GTO 1965 Jadi 650 HP di SEMA

Selasa, 03 November 2026 | 11:23:01 WIB
Pontiac GTO 1965 "Billie" hasil garapan Ringbrothers tampil dengan bodi karbon dan mesin supercharged LT4 V8 berdaya 650 hp di ajang SEMA Las Vegas.

Ringbrothers menghabiskan lebih dari 5.500 jam untuk mengubah Pontiac Tempest Convertible menjadi GTO 1965 berlapis karbon dengan tenaga 650 hp. Ubahan paling radikal ada di lebar bodi yang ditambah lima inci, lengkap dengan mesin supercharged 6.2 liter LT4 V8 dari Wegner Motorsports. Hasilnya dipamerkan di ajang SEMA Las Vegas, dan namanya Billie.

Proyek Billie bukan sekadar restorasi. Ringbrothers memulai dari Pontiac Tempest Convertible, lalu membangunnya ulang sebagai GTO 1965 dengan pendekatan fabrikasi penuh. Total waktu pengerjaan menembus 5.500 jam, angka yang menjelaskan mengapa ubahan visualnya terlihat halus, bukan sekadar tempelan panel lebar.

Bodi Lebar Lima Inci Tanpa Kehilangan Siluet GTO

Bagian tersulit proyek ini adalah melebarkan bodi tanpa merusak proporsi khas GTO 1965. Ringbrothers membentuk ulang fender depan, memanjangkan rocker panel, dan memperlebar quarter belakang agar garis bodi tetap konsisten.

Jim Ring, co-founder Ringbrothers, menyebut tantangannya justru ada di detail yang tak langsung terlihat.

"The challenge was widening the body five inches without losing the proportions that make a '65 GTO so recognizable. We spent countless hours massaging the factory lines, reshaping the fenders, and refining how every panel transitions into the next," ujarnya.

Klaim Ring soal fabrikasi tersembunyi masuk akal. Perubahan pada fender dan panel sambungan biasanya paling mudah ketahuan mata awam kalau dikerjakan asal-asalan, dan di Billie transisinya tampak menyatu.

Karbon di Kap Mesin hingga Diffuser Belakang

Material ringan dipakai cukup agresif. Kap mesin dengan scoop diperbesar dan ventilasi fungsional, wheel tub depan, valance bawah, serta diffuser belakang semuanya berbahan karbon fiber.

Bagian eksterior lain juga dirombak: bumper custom, rumah lampu utama didesain ulang, dan panel lampu belakang aluminium satu bagian. Warna bodi memakai Billie Goat Blue dengan aksen krom poles dan detail hitam.

  • Mesin: supercharged 6.2 liter LT4 V8 dari Wegner Motorsports
  • Tenaga: 650 hp, torsi 650 lb-ft
  • Transmisi: otomatis 10 percepatan Bowler Performance
  • Kaki-kaki: coilover Fox RS SV, sasis Fast Track Stage III
  • Rem: Brembo kaliper enam piston depan dan belakang
  • Roda: HRE G-code 19 dan 20 inci, ban Michelin Pilot Sport Cup 2
  • Knalpot: sistem custom dengan komponen Flowmaster

LT4 V8: Mesin yang Sama dengan Cadillac CT5-V Blackwing

Soal dapur pacu, Ringbrothers tidak main-main. LT4 yang dipakai adalah mesin yang juga menggerakkan Cadillac CT5-V Blackwing, dengan 650 hp dan 650 lb-ft torsi.

Kombinasi mesin supercharged dan transmisi otomatis 10 percepatan seharusnya membuat Billie jauh lebih mudah dikendarai harian dibanding GTO asli era 1960-an. Tapi ini juga titik yang perlu dicatat: karakter muscle car klasik biasanya lekat dengan transmisi manual, dan pilihan otomatis 10 speed menggeser rasa berkendara ke arah grand tourer modern.

Interior Digeser Empat Inci ke Depan

Kabin ikut dirombak agar proporsi bodi baru tetap terasa pas. Dashboard digeser empat inci ke depan dan dua inci lebih rendah, lalu dilengkapi trim aluminium custom.

Instrumen memakai unit Dakota Digital, kontrol iklim dari Vintage Air, dan kaca spion auto-dimming. Radio pabrikan dipertahankan dalam kondisi restorasi, tapi sudah dilengkapi konektivitas Bluetooth. Sebuah plakat "Raised by Ringbrothers" menempel di dashboard sebagai penanda identitas build.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Tidak ada informasi harga build maupun status lelang, jadi angka pasti proyek ini belum bisa diverifikasi
  • Bobot akhir tidak disebutkan, padahal kombinasi sasis baru dan karbon seharusnya berpengaruh ke handling
  • Pelebaran lima inci dan dashboard yang digeser membuat posisi duduk berubah — belum ada keterangan soal ruang kabin untuk pengemudi bertubuh tinggi
  • Ban Michelin Pilot Sport Cup 2 berfokus performa trek, bukan kenyamanan harian

Verdict: Build Pameran, Bukan Mobil Harian

Billie adalah contoh build SEMA yang paham betul soal proporsi. Ringbrothers tidak sekadar menempel body kit lebar, tapi membangun ulang panel agar GTO 1965 tetap terbaca sebagai GTO 1965. Angka 5.500 jam kerja adalah alasan di balik hasil itu.

Untuk pembaca Indonesia, proyek seperti ini lebih relevan sebagai referensi craftsmanship ketimbang target kepemilikan. Biaya fabrikasi, impor komponen, dan basis mobil klasik di Tanah Air membuat build sekelas Billie praktis tidak bisa direplikasi dengan harga wajar.

Cocok buat kolektor yang mencari build pameran dengan detail fabrikasi rapat. Kurang cocok buat yang menginginkan muscle car klasik dengan karakter manual dan biaya perawatan masuk akal.

Terkini