Profil Irjen Arman Achdiat, Kapolda Riau Baru Eks Penugasan BIN

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:44:17 WIB
Irjen Pol Arman Achdiat ditunjuk sebagai Kapolda Riau menggantikan Irjen Pol Herry Heryawan. Arman merupakan lulusan Akpol 1992 dengan pengalaman di bidang reserse, lalu lintas, Korlantas Polri hingga penugasan di Badan Intelijen Negara.

SELARASRIAU.COM, PEKANBARU – Irjen Pol Arman Achdiat resmi ditunjuk sebagai Kapolda Riau baru menggantikan Irjen Pol Herry Heryawan yang mendapat penugasan sebagai Kabaharkam Polri.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam telegram itu, Arman tercatat sebelumnya sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN). 

Nama Arman bukan sosok baru di lingkungan kepolisian. Rekam jejaknya cukup panjang, terutama di bidang lalu lintas dan reserse.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1992. Data ANTARA ketika Arman menjabat Dirlantas Polda Jawa Tengah juga mencatatnya sebagai alumnus Akpol 1992. 

Lulusan Akpol 1992

Arman Achdiat memiliki gelar S.I.K., M.Si.

Jejak pendidikan kepolisiannya juga terlihat dari arsip Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian. Perpustakaan STIK mencatat Arman menyelesaikan karya ilmiah PTIK pada 2001 berjudul Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan petugas Polri lalu lintas pada Samsat Kota Semarang. 

Ia juga tercatat menempuh pendidikan Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia. Arsip perpustakaan STIK mencatat tesisnya pada 2006 membahas penegakan hukum oleh Polsek Metro Tanjung Duren terhadap warga Kampung Sawah Baru, Jakarta Barat. 

Latar akademik tersebut memperlihatkan dua bidang yang kemudian cukup menonjol dalam kariernya: lalu lintas dan penegakan hukum.

Pernah Jadi Kasat Reskrim hingga Kapolres

Sebelum dikenal luas di jajaran lalu lintas, Arman memiliki pengalaman di bidang reserse.

Pada 2011, ia tercatat menjabat Kasat Reskrim Polwiltabes Bandung sebelum mendapat promosi menjadi Kapolres Sumedang. 

Setelah memimpin Polres Sumedang, Arman kemudian dipindahkan menjadi Kapolres Karawang pada awal 2012. Informasi mutasi tersebut saat itu disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Barat. 

Pengalaman di dua wilayah Jawa Barat tersebut menambah rekam jejak Arman di bidang operasional dan pengelolaan keamanan wilayah.

Pernah Pimpin Dirlantas Polda NTB

Karier Arman kemudian banyak berlanjut di bidang lalu lintas.

Pada 2017, ia tercatat menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Nusa Tenggara Barat.

Dokumen struktur Ditlantas Polda NTB pada akhir 2017 mencantumkan nama Kombes Pol Arman Achdiat sebagai Dirlantas. Dokumen yang sama juga mencatatnya sebagai lulusan Akpol 1992. 

Ia menjalankan jabatan tersebut pada periode 2017–2018. 

Jadi Dirlantas Polda Jawa Tengah

Pada 2020, Arman kembali mendapat tanggung jawab besar di bidang lalu lintas.

Ia dipercaya menjadi Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah.

Saat itu, salah satu tugas besarnya adalah pengaturan arus dan penyekatan perjalanan selama pandemi Covid-19. ANTARA mencatat Arman memimpin pengerahan sekitar 10 ribu personel untuk penyekatan pemudik di wilayah perbatasan Jawa Tengah pada Mei 2020. 

Ia juga mengawasi penerapan protokol kesehatan di unit pelayanan lalu lintas pada masa pandemi. 

Lama Bertugas di Korlantas Polri

Setelah bertugas di kewilayahan, Arman kembali ke Korlantas Polri.

Setidaknya sejak 2021 hingga 2024, ia tercatat menjabat Kasubdit Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Ditkamsel Korlantas Polri. 

Dalam jabatan tersebut, Arman banyak terlibat dalam program edukasi keselamatan berlalu lintas.

Ia mendorong sejumlah program, antara lain: Kampung Tertib Lalu Lintas; Kampus Pelopor Keselamatan; pendidikan lalu lintas untuk pelajar; pelatihan komunikasi informasi lalu lintas; hingga kampanye keselamatan untuk menekan kecelakaan.

Pada 2022, Arman bahkan pernah datang ke Riau untuk menjalankan program Kampus Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas di Universitas Islam Riau. 

Artinya, sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Riau, Arman sudah pernah menjalankan agenda kepolisian di provinsi tersebut.

Fokus pada Edukasi Keselamatan

Salah satu gagasan yang kerap disampaikan Arman selama bertugas di Korlantas adalah pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Pada 2022, ia mengatakan budaya tertib lalu lintas tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus dibangun lewat edukasi, keluarga, sekolah dan komunitas. 

Ia juga ikut mendorong integrasi pendidikan lalu lintas ke pembelajaran PPKn di sekolah. 

Dalam berbagai kesempatan, Arman menekankan bahwa tujuan utama keselamatan jalan bukan sekadar menindak pelanggaran, tetapi mengurangi risiko kecelakaan dan korban.

Naik Pangkat Jadi Brigjen pada 2025

Karier Arman memasuki jenjang perwira tinggi pada awal 2025.

Pada Februari 2025, ia resmi mendapat kenaikan pangkat dari Kombes menjadi Brigadir Jenderal Polisi.

Saat itu, Arman tercatat sebagai Pati Korlantas Polri dengan penugasan pada Badan Intelijen Negara. 

Penugasan pada BIN menjadi fase baru dalam kariernya setelah cukup lama berkecimpung di fungsi lalu lintas.

Dari Korlantas ke BIN

Setelah naik menjadi Brigjen, Arman menjalankan penugasan di BIN.

Dalam sejumlah daftar perwira Polri yang bertugas di luar struktur, Arman tercatat sebagai Pati Korlantas Polri yang ditugaskan pada BIN sepanjang 2025. 

Sementara dalam telegram mutasi terbaru Oktober 2026, jabatan sebelum menjadi Kapolda Riau tercatat sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada BIN. 

Dengan demikian, sebelum kembali ke struktur kewilayahan sebagai kapolda, Arman memiliki pengalaman baik di fungsi lalu lintas maupun intelijen.

Kini Dipercaya Memimpin Polda Riau

Pada Oktober 2026, Arman mendapat penugasan sebagai Kapolda Riau.

Ia menggantikan Herry Heryawan yang dipromosikan menjadi Kabaharkam Polri. 

Jabatan Kapolda menempatkan Arman sebagai penanggung jawab tertinggi kepolisian di wilayah Riau.

Ia akan menghadapi sejumlah agenda yang selama ini menjadi perhatian Polda Riau, mulai dari keamanan masyarakat, penegakan hukum, narkotika, kejahatan lingkungan hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Pernah Datang ke Riau Sebelum Jadi Kapolda

Ada satu catatan menarik dalam perjalanan karier Arman.

Pada September 2022, saat masih berpangkat Kombes dan menjabat Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas, ia pernah datang ke Universitas Islam Riau.

Saat itu, Arman menjalankan program Kampus Pelopor Keselamatan untuk membangun kesadaran tertib lalu lintas di kalangan mahasiswa. 

Empat tahun kemudian, ia kembali ke Riau dalam kapasitas yang jauh berbeda: sebagai Kapolda.

Rekam Jejak Singkat Arman Achdiat

1992: Lulus Akademi Kepolisian. 

2001: Menyelesaikan pendidikan PTIK. 

2006: Menyelesaikan tesis Kajian Ilmu Kepolisian UI. 

2011: Kasat Reskrim Polwiltabes Bandung, lalu Kapolres Sumedang. 

2012: Kapolres Karawang. 

2017–2018: Dirlantas Polda NTB. 

2020: Dirlantas Polda Jawa Tengah. 

2021–2024: Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri. 

2025: Naik pangkat Brigjen dan ditugaskan pada BIN. 

2026: Ditunjuk sebagai Kapolda Riau. 

Dari perjalanan tersebut, karier Arman terlihat banyak bergerak di tiga bidang: reserse, lalu lintas, dan penugasan intelijen.

Kini pengalaman itu dibawa ke Riau saat ia mengambil alih kepemimpinan Polda dari Herry Heryawan. (*)

Terkini