Kekayaan kuliner Nusantara menyimpan banyak kreasi jajanan berbahan dasar hasil kebun. Berbagai wilayah mengandalkan teknik kukus, goreng, hingga panggang untuk mengolah buah lokal menjadi penganan khas yang melegenda.
1. Kicak Khas Yogyakarta
Kicak menjadi salah satu menu takjil legendaris di Kampung Kauman sejak 1950. Penganan ini mengombinasikan ketan tanak, santan, dan kelapa parut dengan potongan buah nangka segar.
Aroma nangka berpadu sempurna dengan gurihnya santan. Teksturnya kenyal dan lumer saat masuk ke mulut.
2. Pisang Asar dari Ambon
Pindah ke Maluku, ada pisang asar yang diolah dengan metode pemanggangan. Pisang raja diberi taburan racikan kacang kenari cincang, bubuk kayu manis, telur, mentega, serta gula aren sebelum masuk oven.
Warga Ambon biasa menyantap camilan wangi ini bersama secangkir teh panas saat petang tiba.
3. Manggulu Asal Sumbawa
Sumbawa menghadirkan manggulu, camilan padat yang tahan lama sehingga kerap dijadikan bekal bepergian. Pengolahannya melibatkan pisang yang dijemur kering lalu ditumbuk bersama kacang tanah sangrai.
Hasil tumbukan ini menghasilkan tekstur kenyal alami dengan rasa legit yang pekat.
4. Geguduh dari Lampung
Masyarakat Lampung mengandalkan pisang kepok halus yang diaduk bersama tepung terigu, gula, serta santan kelapa. Adonan kental ini digoreng langsung hingga bagian luarnya kuning kecokelatan.
Sensasi renyah di luar dan lembut gurih di dalam membuatnya mudah dijumpai di pasar tradisional hingga lapak kaki lima.
5. Es Pisang Ijo Khas Makassar
Ibu kota Sulawesi Selatan menyuguhkan kesegaran lewat es pisang ijo. Pisang raja berbalut kulit dadar tepung hijau dikukus matang sebelum dipotong tebal.
Potongan pisang disajikan di atas mangkuk berisi bubur sumsum lembut, es serut, kucuran sirup merah, dan susu kental manis dingin.
Olahan buah tradisional ini menyuguhkan kekayaan rasa Nusantara yang autentik sekaligus memperkaya khazanah kuliner lokal dari barat hingga timur Indonesia.