Buaya Muara Nekat Masuk Permukiman, Warga Desa Undan Berlarian Selamatkan Diri

Jumat, 07 Agustus 2026 | 22:14:22 WIB

PEKANBARU – Warga Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dibuat panik setelah seekor buaya muara berukuran besar tiba-tiba keluar dari Sungai Undan dan masuk ke jalan perkampungan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Satwa liar tersebut tidak hanya muncul di kawasan permukiman, tetapi juga bersikap agresif dengan mengejar dan menyerang warga yang berada di sekitar lokasi. Suasana kampung seketika berubah mencekam. Warga berlarian menyelamatkan diri untuk menghindari amukan predator tersebut.

Beruntung, tidak lama kemudian sejumlah warga bergotong royong menghadapi buaya itu. Setelah melalui upaya yang cukup menegangkan, buaya akhirnya berhasil dilumpuhkan dan diamankan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, buaya muara itu keluar dari sungai lalu mengejar dan menyerang warga di perkampungan Desa Undan. Saat ini satwa tersebut sudah berhasil ditangkap oleh warga," kata Junaidi.

Ia menjelaskan, setelah berhasil diamankan, buaya akan dievakuasi menggunakan pompong melalui Sungai Undan menuju Pulau Kijang. Dari lokasi tersebut, perjalanan masih akan dilanjutkan melalui jalur darat sekitar tiga jam menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Tembilahan.

"Tim kami di Tembilahan sudah bersiap menunggu kedatangan buaya untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Junaidi mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan satwa liar. Menurutnya, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang berisiko di tepian sungai, terutama saat pagi dan sore hari ketika buaya lebih aktif.

"Kami mengimbau warga agar tetap waspada. Jika melihat kemunculan buaya, jangan mencoba menangkap atau mendekatinya sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman," katanya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa konflik antara manusia dan satwa liar masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indragiri Hilir yang berbatasan langsung dengan habitat alami buaya muara. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah jatuhnya korban. (***)

Terkini