PEKANBARU – Kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu keterampilan yang perlu dikenalkan kepada anak sejak usia dini. Namun, pengenalannya harus dilakukan melalui cara yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan usia mereka.
Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN) Kelurahan Palas, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, menggelar Kelas Design dan Mewarnai di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan mahasiswa FBN selama bertugas di Kelurahan Palas. Tujuannya untuk meningkatkan kreativitas anak sekaligus memperkenalkan literasi digital melalui pembelajaran desain grafis sederhana menggunakan aplikasi Canva.
Ketua Kelompok FBN Kelurahan Palas, Melaty Ensu, mengatakan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan anak dalam memanfaatkannya secara positif.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan teknologi digital kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Mereka tidak hanya belajar menggunakan aplikasi, tetapi juga belajar menuangkan ide dan kreativitas ke dalam sebuah karya," kata Melaty.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi berdasarkan kelompok usia. Anak-anak yang sudah mampu mengoperasikan telepon pintar mengikuti kelas desain menggunakan aplikasi Canva, sedangkan peserta usia dini mengikuti kelas mewarnai.
Pada kelas desain, mahasiswa mengenalkan berbagai fitur dasar Canva. Mulai dari fungsi aplikasi, penggunaan font, menambahkan teks, memilih tema, mengatur gradasi warna hingga menyisipkan berbagai elemen desain.
Mahasiswa mendampingi setiap peserta secara langsung selama proses pembelajaran. Pendampingan dilakukan agar anak-anak lebih mudah memahami setiap tahapan dalam membuat desain.
Melalui metode praktik langsung, setiap peserta berhasil menghasilkan satu karya sesuai tema yang telah ditentukan. Hasil desain tersebut kemudian dipresentasikan kepada teman-teman lainnya.
"Kami ingin anak-anak memahami bahwa teknologi bukan hanya digunakan untuk bermain, tetapi juga bisa menjadi media belajar dan berkarya. Dengan begitu mereka dapat memanfaatkan gawai secara lebih positif," ujar Melaty.
Sementara itu, peserta usia dini mengikuti kegiatan mewarnai. Mereka diberikan lembar gambar untuk diwarnai sesuai dengan imajinasi masing-masing.
Kegiatan tersebut bertujuan melatih kreativitas, ketelitian, kemampuan motorik halus, serta membangun rasa percaya diri anak melalui karya yang mereka hasilkan.
Suasana belajar berlangsung hangat dan interaktif. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif bertanya, mencoba berbagai fitur pada Canva, hingga memperlihatkan hasil desain dan gambar yang telah dibuat.
Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan peserta juga membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan. Anak-anak terlihat semakin percaya diri untuk mengeksplorasi ide dan kemampuan mereka.
Melaty berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kreativitas sekaligus literasi digital anak-anak di Kelurahan Palas.
"Kami berharap anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga semakin percaya diri untuk terus belajar, berkarya, dan memanfaatkan teknologi secara bijak sesuai perkembangan zaman," ungkapnya.
Program Kelas Design dan Mewarnai menjadi salah satu bentuk komitmen mahasiswa FBN Kelurahan Palas dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan edukatif.
Melalui program pengabdian ini, mahasiswa berharap ilmu dan pengalaman yang diberikan dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemampuan literasi digital, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan. (***)