Pemko Pekanbaru Mulai Operasikan Bus Sekolah Gratis, Ini Rute dan Sekolah yang Dilayani

Senin, 13 Juli 2026 | 17:28:51 WIB

SELARASRIAU COM, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi mengoperasikan layanan bus sekolah gratis bagi pelajar mulai Senin (13/7/2026), bertepatan dengan hari pertama tahun ajaran baru 2026/2027.

Pada tahap awal, dua unit bus disiapkan untuk mengantar dan menjemput pelajar di sejumlah sekolah. Setiap bus memiliki kapasitas 19 penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan layanan tersebut merupakan program Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

Program ini diharapkan membantu pelajar mendapatkan transportasi yang aman dan nyaman. Orang tua juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menggunakan layanan tersebut.

"Ini merupakan program nyata dari Bapak Wali Kota Agung Nugroho yang mulai dijalankan oleh Dishub pada hari pertama masuk sekolah," kata Masykur.

"Kami berharap layanan ini dapat membantu para pelajar berangkat dan pulang sekolah dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya," lanjutnya.

Selain membantu pelajar, layanan bus sekolah juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Pekanbaru, Erwinsyah, menjelaskan pelajar dapat menaiki bus dari halte yang berada di sepanjang rute.

"Para pelajar dapat menaiki bus di halte-halte terdekat yang berada di sepanjang rute perjalanan," ujar Erwinsyah.

Untuk tahap awal, layanan bus sekolah gratis menjangkau pelajar SMP Negeri 1, SMP Negeri 5, SMP Negeri 14, SMP Negeri 10 dan SMP Negeri 4 Pekanbaru.

Layanan juga mengakomodasi pelajar SD Negeri 51 dan SD Negeri 36 Pekanbaru.

Bus akan memulai perjalanan dari Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya kawasan SMP Madani.

Dari lokasi tersebut, bus bergerak menuju Jalan Harapan Raya, Kulim dan Jalan Hangtuah. Selanjutnya, armada melintasi kawasan Pasar Lima Puluh, Komplek Sekolah Sultan Syarif Qasim hingga Jalan Sutomo.

Dishub Pekanbaru akan terus mengevaluasi rute dan kebutuhan armada. Pengembangan layanan akan disesuaikan dengan kebutuhan pelajar di lapangan. (***)

Terkini