Pelaku UMKM di Kampung Tengah Senapelan Dapat Ilmu Baru Promosi Produk Secara Digital dari Mahasiswa Kukerta Unri

Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:52:57 WIB

PEKANBARU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau Kelompok 40 menggelar pelatihan promosi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

Pelatihan bertema Strategi Promosi Produk UMKM untuk Meningkatkan Penjualan di Era Digital itu berlangsung di Aula Kantor Lurah Kampung Tengah, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi, memperluas pasar, dan meningkatkan penjualan.

Pelatihan diikuti Lurah Kampung Tengah Samsahid, perangkat kelurahan, pelaku UMKM, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa Kukerta Universitas Riau Kelompok 40.

Lurah Kampung Tengah, Samsahid, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di tengah perkembangan pemasaran digital.

Menurutnya, para pelaku UMKM perlu memahami cara memasarkan produk melalui berbagai platform digital agar mampu bertahan dan bersaing.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Kukerta Universitas Riau Kelompok 40 yang telah memilih tema pelatihan ini. Saat ini pelaku UMKM memang perlu memahami cara memasarkan produk secara digital agar mampu mengikuti perkembangan zaman," kata Samsahid.

Ia berharap materi yang diberikan dapat diterapkan untuk mendukung perkembangan usaha masyarakat di Kelurahan Kampung Tengah.

Pelatihan menghadirkan Syofiatul Safitri sebagai narasumber. Ia membahas berbagai strategi promosi digital, mulai dari membangun identitas produk, menentukan target pasar, hingga membuat konten yang menarik.

Peserta juga dikenalkan dengan pemanfaatan Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp Business untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Selain materi, peserta mendapat sejumlah tips praktis. Di antaranya teknik memotret produk menggunakan telepon genggam, membuat desain promosi sederhana, menyusun keterangan atau caption yang menarik, serta menjaga konsistensi dalam mengunggah konten.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah pelaku UMKM menyampaikan kendala yang mereka hadapi, seperti minimnya pengetahuan tentang media sosial, kesulitan membuat konten, dan strategi mendapatkan pelanggan baru.

Koordinator Lapangan Kukerta Universitas Riau Kelompok 40, Rizwan Irsyandi, mengatakan pelatihan tersebut disusun berdasarkan hasil pengamatan terhadap kebutuhan masyarakat Kampung Tengah.

"Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan pengetahuan yang benar-benar bermanfaat bagi pelaku UMKM," ujar Rizwan.

Ia berharap materi yang diperoleh dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, meningkatkan penjualan, serta memperluas pemasaran melalui media digital.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta Universitas Riau mendorong penguatan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mengembangkan UMKM yang lebih adaptif dan berdaya saing. (***)

Tags

Terkini