Kabar Gembira untuk Anak Riau, 3.644 Mahasiswa Bakal Dapat Beasiswa Tahun 2026

Ahad, 10 Mei 2026 | 17:15:39 WIB
Ilustrasi. (int)

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau kembali menggelontorkan anggaran besar untuk dunia pendidikan. Tahun 2026 ini, Pemprov Riau menyiapkan dana Rp62 miliar untuk program Beasiswa Riau yang akan dinikmati sebanyak 3.644 mahasiswa.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan biaya kuliah. Menurutnya, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi muda Riau yang siap bersaing di dunia kerja.

“Beasiswa ini bukan hanya bantuan pendidikan, tetapi investasi pembangunan daerah agar anak-anak Riau memiliki kesempatan pendidikan yang lebih baik dan punya kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar Syahrial.

Program ini juga menjadi bagian dari target besar Pemprov Riau dalam mewujudkan cita-cita “satu rumah satu sarjana” yang tertuang dalam RPJMD.

Meski begitu, Syahrial mengakui anggaran Rp62 miliar tersebut masih belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan tinggi masyarakat Riau.

“Enam puluh dua miliar mungkin angka yang kecil, Bapak Ibu, karena bersumber dari APBD. Janji dalam RPJMD yakni satu rumah satu sarjana tentu tidak bisa tercapai hanya dengan pemberian Rp62 miliar untuk beasiswa saja,” katanya.

Karena itu, Pemprov Riau kini terus mencari tambahan sumber pendanaan lain, termasuk dari pemerintah pusat dan berbagai lembaga nasional.

Salah satu langkah yang sudah membuahkan hasil adalah kerja sama melalui program beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Dari total kuota nasional sebanyak 4.000 penerima, sebanyak 1.341 mahasiswa berasal dari Riau.

Menurut Syahrial, program tersebut sangat membantu mahasiswa karena tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga biaya hidup hingga tempat tinggal.

“Artinya, anak-anak Riau bisa mendapatkan beasiswa biaya hidup, biaya kos, termasuk biaya pendidikan lainnya,” jelasnya.

Ia menilai keberhasilan mendapatkan ribuan kuota beasiswa dari pusat menjadi bukti bahwa kolaborasi menjadi kunci untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda di Riau.

“Sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di masa depan,” tutupnya. (***)

Terkini