PEKANBARU – Upaya mendorong keamanan pangan sekaligus mempercepat perizinan bagi pelaku usaha terus dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Melalui Balai Besar POM (BBPOM) di Pekanbaru, sebanyak 30 produk pangan olahan milik UMKM di Riau berhasil mengantongi Nomor Izin Edar (NIE).
Keberhasilan itu merupakan hasil dari kegiatan Coaching dan Desk Registrasi Pangan Olahan yang digelar pada 28–29 April 2026 di Aula BBPOM Pekanbaru. Kegiatan ini melibatkan 20 pelaku UMKM dari Pekanbaru, Kampar, Siak, dan Pelalawan.
Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, menegaskan bahwa registrasi pangan olahan merupakan tahapan penting sebelum produk beredar di masyarakat.
“Registrasi pangan olahan adalah bagian dari pengawasan pre-market. Ini memastikan produk yang beredar telah memenuhi aspek keamanan, mutu, gizi, dan label,” ujar Alex saat membuka kegiatan.
Ia menjelaskan, sistem registrasi berbasis risiko menuntut pelaku usaha lebih mandiri dan bertanggung jawab terhadap produknya. Namun demikian, BPOM tetap hadir memberikan pendampingan agar proses perizinan berjalan mudah dan transparan.
“Kami ingin memastikan pelaku usaha tidak lagi menganggap izin edar itu sulit. Dengan pendampingan yang tepat, prosesnya bisa cepat, akuntabel, dan terjangkau,” tambahnya.
Selain 30 NIE yang diterbitkan, kegiatan tersebut juga menghasilkan dua sertifikat Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang menjadi indikator peningkatan kualitas produksi UMKM.
Salah seorang pelaku usaha yang mengikuti kegiatan mengaku terbantu dengan pendampingan langsung dari petugas BBPOM.
“Pengurusan izin edar BPOM ternyata mudah, murah, dan didampingi sampai izin terbit. Ini sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, BBPOM Pekanbaru berharap stigma negatif terhadap proses perizinan dapat berubah, sekaligus mendorong lebih banyak UMKM untuk melegalkan produknya.
Dengan semakin banyaknya produk yang memiliki izin edar resmi, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pangan olahan lokal juga semakin meningkat. (***)