Harga Perak Antam Turun Rp 350 Jadi Rp 42.600 per Gram

Harga Perak Antam Turun Rp 350 Jadi Rp 42.600 per Gram
Harga perak Antam turun Rp 350 menjadi Rp 42.600 per gram pada perdagangan Senin (28/9/2026).

Harga perak Antam yang dijual PT Aneka Tambang Tbk turun Rp 350 menjadi Rp 42.600 per gram pada perdagangan Senin (28/9/2026), dari sebelumnya Rp 42.950 per gram. Penurunan ini seirama dengan harga emas Antam yang juga melemah Rp 16.000 menjadi Rp 2.597.000 per gram. Bagi investor, koreksi harian seperti ini menjadi pengingat bahwa logam mulia tetap bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.

Perak menjadi salah satu logam mulia yang banyak dipakai sebagai aset investasi. Perak investasi adalah perak yang dicetak untuk disimpan sebagai aset, bukan untuk kebutuhan industri secara langsung.

Beragam Bentuk Produk Perak Investasi

Produk perak investasi tersedia dalam beberapa bentuk. Yang paling umum adalah perak batangan atau bars, dengan pilihan berat mulai dari gram kecil hingga kilogram. Informasi berat dan kadar kemurnian biasanya tercantum pada produk atau kemasan.

Selain batangan, ada pula koin atau medali bertema tertentu. Produk jenis ini kadang memiliki nilai kolektibilitas karena memakai desain edisi khusus. Ada juga perak dalam bentuk granul atau lembaran, meski bentuk tersebut lebih umum dipakai untuk kebutuhan manufaktur.

Saat membeli perak sebagai investasi, pastikan produk diperoleh melalui kanal resmi. Spesifikasi seperti berat, kadar kemurnian, dan identitas produsen perlu diperhatikan. Dokumen serta sertifikat pembelian sebaiknya disimpan dengan baik.

Harga Perak Naik Jauh dalam Satu Dekade

Secara historis, perak menunjukkan kenaikan harga dalam jangka panjang. Berdasarkan data historis yang menjadi acuan, harga perak berada di kisaran Rp 8.500 per gram pada 2015 dan meningkat menjadi sekitar Rp 30.200 per gram pada 2025.

Meski tren jangka panjangnya naik, harga perak tetap bisa berfluktuasi. Investor perlu mengelola ekspektasi dan mempertimbangkan horizon investasi jangka menengah hingga panjang.

Ada sejumlah alasan yang membuat perak dipertimbangkan sebagai bagian dari portofolio. Pertama, diversifikasi, karena perak punya karakteristik aset yang berbeda sehingga dapat membantu menyebar risiko. Kedua, harga perak menawarkan tiket masuk yang lebih rendah, sehingga cocok bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi secara bertahap tanpa terlalu membebani arus kas.

Ketiga, ada potensi permintaan dari sektor industri. Perak dipakai dalam berbagai kebutuhan, termasuk elektronik, material konduktif, dan panel surya.

Rincian Harga Produk Perak Antam

Antam memasarkan sejumlah produk perak dengan berat dan harga yang bervariasi. Berikut rinciannya:

  • Koin Perak Gunung Bromo berat 31,1 gram: harga dasar Rp 2.728.223; termasuk PPN 11% menjadi Rp 3.028.328
  • Perak Murni berat 250 gram: harga dasar Rp 11.050.000; termasuk PPN 11% menjadi Rp 12.265.500
  • Perak Murni berat 500 gram: harga dasar Rp 21.300.000; termasuk PPN 11% menjadi Rp 23.643.000
  • Perak Heritage berat 31,1 gram: harga dasar Rp 1.872.645; termasuk PPN 11% menjadi Rp 2.078.636
  • Perak Heritage berat 186,6 gram: harga dasar Rp 10.114.456; termasuk PPN 11% menjadi Rp 11.227.046

Koreksi harga perak hari ini mengikuti pola pergerakan emas Antam yang juga melemah. Bagi investor yang melihat perak sebagai instrumen jangka panjang, fluktuasi harian semacam ini menjadi bagian dari risiko yang perlu diperhitungkan, bukan alasan panik.

Berita Lainnya

Index