Denmark Hajar Wales 2-0 di Liga Nations, Bellamy Akui Timnya Dipermainkan

Denmark Hajar Wales 2-0 di Liga Nations, Bellamy Akui Timnya Dipermainkan
Pemain Denmark merayakan gol ke gawang Wales pada laga Grup A4 Liga Nations di Stadion Parken, Kopenhagen.

Wales pulang dari Kopenhagen tanpa poin dan tanpa gol setelah kalah 2-0 dari Denmark pada laga kedua Grup A4 Liga Nations. Gol bunuh diri Ben Davies dan sepakan Gustav Isaksen memastikan dominasi tuan rumah, sementara Wales semakin terbenam di dasar klasemen.

Kekalahan 2-0 di Stadion Parken memperpanjang catatan buruk Wales di Grup A4. Dua laga, dua kekalahan, nol gol. Sebelumnya mereka juga tumbang 1-0 di tangan Portugal pada laga pembuka. Pelatih Craig Bellamy menyebut hasil ini sebagai pukulan berat bagi timnya.

"Saya benar-benar terluka. Ketika Anda melihat tim atletis berlari melewati Anda sedikit... tapi kemudian, apakah kami akan membaik? Saya pikir kami akan membaik," ujar Bellamy usai pertandingan.

Babak Pertama: Wales Selamat dari Gempuran Denmark

Denmark mendominasi sejak menit awal. Lini tengah Wales tampak keropos dan mudah ditembus umpan-umpan panjang tuan rumah. Peluang demi peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir Denmark kurang tajam.

Pada menit ke-24, Denmark sempat merayakan gol setelah Mikkel Damsgaard memimpin serangan balik dan Rasmus Højlund mengirim umpan yang disambar Isaksen. Namun VAR menganulir gol tersebut karena offside. Beberapa detik berselang, Damsgaard menghantam tiang gawang.

Wales mulai bangkit di penghujung babak pertama. Brennan Johnson menusuk ke garis belakang dan melepaskan umpan tarik yang disambut Connor Roberts, tetapi kiper Filip Jörgensen masih mampu menepisnya dari jarak dekat.

Gol Bunuh Diri Davies Pecahkan Kebuntuan

Babak kedua baru berjalan delapan menit ketika Denmark akhirnya memecah kebuntuan. Damsgaard mengirim umpan lambung dari tendangan bebas, dan bola berakhir di gawang Wales setelah mengenai Ben Davies. Højlund sempat berlari merayakan seolah ia yang mencetak gol, tetapi wasit mencatatnya sebagai gol bunuh diri.

Keunggulan Denmark berlipat pada menit ke-66. Kieffer Moore sempat menyapu bola di garis gawang Wales, tetapi Isaksen lebih cepat menyambar bola liar. Sepakan pemain Lazio itu terdefleksi dan masuk ke gawang setelah mengenai bagian bawah mistar.

Bellamy Ubah Enam Posisi, Hasilnya Belum Cukup

Bellamy melakukan enam perubahan dari laga melawan Portugal. Charlie Savage, putra mantan pemain internasional Wales Robbie Savage, mendapat kepercayaan tampil. Daniel James, Kieffer Moore, dan Sorba Thomas mengisi lini depan, sementara Chris Mepham dan Connor Roberts masuk ke lini belakang.

Perubahan itu belum membuahkan hasil maksimal. Wales memang menciptakan beberapa peluang, tetapi Denmark tetap lebih efektif. Mohamed Daramy bahkan membuang peluang emas untuk menambah keunggulan. Gol sundulan Neco Williams di akhir laga juga dianulir karena dorongan Ethan Ampadu.

"Saya katakan kepada para pemain sebelum pertandingan, 'ini akan lebih sulit dari Portugal'. Ini tantangan yang berbeda, tapi sangat sulit. Tim terbaik menang secara keseluruhan," tambah Bellamy.

Jalan Terjal Menanti Wales

Wales kini terbenam di dasar klasemen Grup A4 tanpa poin dan tanpa gol dari dua pertandingan. Mereka sudah berada di posisi sulit untuk menghindari degradasi dari kasta tertinggi Liga Nations.

Tantangan berikutnya tidak kian ringan. Erling Haaland dan Norwegia akan bertandang ke Cardiff pada Kamis mendatang. Setelah itu, Wales harus melakoni laga balik melawan Denmark di kandang sendiri.

Denmark sendiri bangkit setelah kalah 3-2 dari Norwegia pada laga pembuka. Kemenangan ini mengembalikan peluang mereka bersaing di Grup A4, sekaligus mempertegas kualitas skuad asuhan Brian Riemer di hadapan pendukung sendiri.

Berita Lainnya

Index