Pengawas lalu lintas udara Bandara Charleroi, Brussel, Belgia, menghentikan kerja setiap pukul 22.00 hingga 08.00 sejak 16 September dan berpotensi berlanjut sampai 10 Oktober 2026. Sejak aksi dimulai, sekitar 160 penerbangan dibatalkan, sementara awak kabin easyJet di Portugal menjadwalkan mogok pada 2-6 Oktober dan 19-23 Desember 2026. Wisatawan yang memesan tiket ke Eropa pada periode tersebut perlu memantau informasi maskapai sebelum berangkat.
Bandara Charleroi di Brussel, Belgia, menjadi titik gangguan paling awal. Pengawas lalu lintas udara di sana menghentikan pekerjaan setiap pukul 22.00 hingga 08.00 sebagai protes terhadap pengelolaan tunjangan bagi pekerja shift malam. Pada 21 September, aksi tersebut membuat 34 penerbangan dibatalkan dan 21 penerbangan lain dijadwalkan ulang.
Sejak mogok dimulai, sekitar 160 penerbangan telah dibatalkan. Penumpang yang memiliki jadwal malam atau dini hari dari dan ke Charleroi sebaiknya memeriksa status penerbangan beberapa jam sebelum keberangkatan.
Jadwal Mogok di Belgia dan Portugal
Di Belgia, aksi pengawas lalu lintas udara Bandara Charleroi berlangsung 16 September hingga berpotensi berlanjut sampai 10 Oktober 2026. Penghentian kerja terjadi setiap malam, pukul 22.00-08.00.
Di Portugal, awak kabin easyJet merencanakan dua periode mogok. Periode pertama jatuh pada 2-6 Oktober 2026, bertepatan dengan perayaan Hari Republik Portugal pada 5 Oktober. Periode kedua berlangsung 19-23 Desember 2026, menjelang musim perjalanan Natal yang biasanya lebih ramai.
Rute yang Berpotensi Terdampak
Mogok awak kabin easyJet berpotensi mengganggu operasional penerbangan di Lisbon, Porto, dan Faro. Periode Oktober diperkirakan menjadi perhatian karena sekitar 500 penerbangan terjadwal berisiko terdampak.
Keputusan mogok muncul setelah 188 awak kabin easyJet memberikan suara bulat mendukung rencana tersebut. Para pekerja mempersoalkan perubahan jadwal kerja yang dinilai terlalu sering, dugaan pelanggaran kesepakatan kerja bersama, perbedaan perlakuan antara pilot dan awak kabin, serta kekurangan jumlah staf yang membuat mereka menghadapi tekanan bekerja lembur.
Hak Penumpang Saat Penerbangan Terganggu
Ketika mogok menyebabkan penerbangan ditunda atau dibatalkan, maskapai biasanya memiliki kewajiban membantu penumpang, termasuk memberikan kompensasi dalam kondisi tertentu. Bentuk bantuan berbeda tergantung penyebab gangguan dan kebijakan maskapai.
Ketentuan juga bisa berbeda ketika mogok melibatkan pekerja bandara atau petugas bagasi dibandingkan dengan karyawan maskapai itu sendiri. Perlindungan asuransi perjalanan dapat membantu menanggung sejumlah biaya ketika rencana perjalanan terganggu.
Informasi soal kompensasi, penggantian biaya, dan cakupan perlindungan perlu diperiksa melalui situs resmi maskapai serta perusahaan asuransi sebelum keberangkatan.
Langkah Antisipasi Sebelum Membeli Tiket
Calon penumpang sebaiknya mengecek potensi gangguan sebelum membeli tiket. Selain jadwal mogok pekerja maskapai, periksa pula periode mogok di bandara keberangkatan dan tujuan, terutama jika perjalanan melibatkan beberapa penerbangan.
Informasi terbaru dari maskapai membantu penumpang mengetahui perubahan pada penerbangan yang sudah dipesan. Langkah tersebut memberi waktu untuk menyesuaikan jadwal, transportasi lanjutan, atau rencana perjalanan jika terjadi gangguan.
Rencana mogok tidak selalu berakhir dengan pelaksanaan. Serikat pekerja dan perusahaan masih dapat mencapai kesepakatan sebelum jadwal yang ditetapkan. Keberadaan jadwal mogok belum tentu berarti penerbangan akan dibatalkan.
Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Belgia atau Portugal pada September hingga Desember 2026, menyusun rencana cadangan dan memantau pengumuman maskapai secara berkala menjadi langkah paling aman.