UPDATE Harga Emas Dunia Melonjak Lebih dari 2 Persen

UPDATE Harga Emas Dunia Melonjak Lebih dari 2 Persen

Harga emas dunia melonjak lebih dari 2 persen pada perdagangan Senin (2/3/2026) malam. Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Ketidakpastian tersebut membuat investor global beralih ke aset yang dianggap aman atau safe haven, salah satunya emas.

Dikutip dari laporan Reuters, berdasarkan data perdagangan global, harga emas spot naik 2,1 persen menjadi US$ 5.388,59 per ons troi pada pukul 19.55 WIB. Angka tersebut sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari empat pekan terakhir.

Sementara itu, emas berjangka di Amerika Serikat juga mengalami kenaikan lebih tinggi, yakni 3 persen ke level US$ 5.404,20 per ons troi.

Analis pasar dari ActivTrades, Ricardo Evangelista, mengatakan lonjakan harga emas menunjukkan pergeseran dana investor dari aset berisiko ke aset lindung nilai.

“Apa yang kita lihat adalah peningkatan pada aset safe haven, yang tercermin dari kenaikan harga emas dan juga terlihat dari penurunan aset berisiko seperti saham,” ujarnya.

Sepanjang tahun ini, harga emas memang terus menguat. Penguatan tersebut didorong oleh ketidakpastian politik global serta meningkatnya risiko ekonomi di berbagai kawasan.

Reli terbaru bahkan memperpanjang tren kenaikan tajam yang terjadi sepanjang tahun lalu. Saat itu harga emas tercatat melonjak hingga 64 persen, didukung oleh pembelian besar dari bank-bank sentral dunia, meningkatnya arus dana ke exchange-traded fund (ETF), serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Analis dari Julius Baer, Carsten Menke, menilai situasi global saat ini masih sangat tidak pasti dan berpotensi mendorong kenaikan lanjutan harga logam mulia.

“Situasinya masih sangat tidak pasti dan eskalasi ini semakin memicu sentimen bullish di pasar emas dan perak, memberikan dukungan terhadap harga serta stabilitas portofolio di tengah volatilitas tinggi pasar keuangan,” katanya.

Tidak hanya emas, sejumlah logam mulia lainnya juga mengalami pergerakan harga. Perak spot tercatat naik 1,4 persen menjadi US$ 95,10 per ons troi setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam sebulan.

Sementara itu, platinum turun tipis 0,3 persen ke US$ 2.358,33 per ons troi. Sebaliknya, paladium justru menguat 0,6 persen ke posisi US$ 1.797,47 per ons troi.

Kenaikan harga logam mulia ini menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik global masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar keuangan dunia dalam beberapa waktu terakhir. (***)

#Ekonomi

Index

Berita Lainnya

Index