6 Wisata dan Kuliner Semarang yang Wajib Masuk Itinerary Liburanmu

Rabu, 04 November 2026 | 18:20:31 WIB
Lawang Sewu menjadi salah satu ikon wisata sejarah di Semarang yang dikenal lewat arsitektur kolonialnya.

Semarang sering cuma jadi kota singgah saat orang mudik atau perjalanan darat lintas Jawa. Padahal ibu kota Jawa Tengah ini punya campuran bangunan kolonial, pasar tua, dan kuliner tradisional yang sayang dilewatkan. Enam rekomendasi berikut bisa jadi kerangka itinerary kamu, dari yang berbasis sejarah sampai wahana keluarga.

Rute liburan ke Semarang sebaiknya tidak cuma berhenti di satu titik. Kota ini menyimpan peninggalan kolonial, kawasan Pecinan berusia ratusan tahun, sampai taman rekreasi di lereng gunung. Berikut pilihan yang bisa kamu susun berdasarkan lokasi dan minat.

1. Lawang Sewu

Bangunan peninggalan kolonial Belanda ini jadi ikon wisata sejarah paling dikenal di Semarang. Ciri khasnya ada pada jumlah pintu dan jendela berukuran besar yang membuatnya dijuluki Lawang Sewu.

Selain belajar sejarah bangunannya, pengunjung bisa mengamati detail arsitektur klasik yang masih terjaga. Spot ini favorit wisatawan muda yang ingin berfoto dengan latar bangunan bernuansa tempo dulu.

2. Warung Makan Nasi Mangut Sejak 1989

Buat pencinta masakan tradisional, warung ini sudah berjualan sejak 1989. Menu andalannya nasi mangut, hidangan berkuah santan berbumbu dengan cita rasa gurih dan pedas.

Ikan yang diasap lalu dimasak bersama rempah jadi inti sajiannya. Perpaduan ikan, santan, dan bumbu itu yang bikin rasanya kuat. Lokasinya di Jalan Letjen Suprapto No. 1.

3. Nasi Gandul Mbak Tini

Nasi gandul berasal dari Pati, Jawa Tengah, dan dikenal lewat kuah santannya yang gurih serta kaya rempah. Di Semarang, salah satu tempat mencobanya adalah Nasi Gandul Mbak Tini di Jalan MT Haryono.

Satu porsi berisi nasi putih, siraman kuah berbumbu, dan potongan daging sapi. Pilihan lauknya cukup lengkap: koyor sapi, usus, tunjang, lidah, sampai babat. Cocok bagi yang ingin mengeksplor jeroan.

4. Pasar Gang Baru

Pasar ini berdiri sejak 1740 dan termasuk yang tertua di Semarang. Lokasinya di kawasan Pecinan, jadi suasana budaya dan sejarahnya terasa begitu masuk ke area pasar.

Yang dijual bukan cuma kebutuhan sehari-hari, tapi juga bahan makanan, rempah, dan jajanan lawas. Beberapa yang bisa dicoba: kue cucur, bubur jenang, lumpia Semarang, es gempol pleret, dan kue moho. Beberapa jajanan di sini sudah sulit ditemukan di tempat lain.

5. Candi Gedong Songo

Kompleks candi bercorak Hindu ini berada di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, tepat di lereng Gunung Ungaran. Udara sejuk dan panorama pegunungan jadi daya tarik utamanya.

Bangunan candi tersebar di area perbukitan, jadi pengunjung perlu berjalan menyusuri kompleks. Selain melihat peninggalan sejarah, kamu bisa berfoto dengan latar alam terbuka yang luas.

6. Saloka Theme Park

Taman rekreasi ini beralamat di Jalan Fatmawati No. 154, kawasan Tuntang, Kabupaten Semarang. Konsepnya mengangkat kearifan lokal, dengan wahana untuk berbagai kelompok usia.

Pilihan permainannya antara lain Bianglala, Komedi Putar, Lumbung Ilmu Galileo, Kupu-Kupu, dan Wahana Kumbang Layang. Jam buka hari kerja pukul 10.00–18.00 WIB, akhir pekan 10.00–19.00 WIB, sedangkan khusus Jumat mulai pukul 12.00–19.00 WIB.

Enam pilihan di atas bisa dikelompokkan: Lawang Sewu dan Pasar Gang Baru untuk wisata kota, Candi Gedong Songo dan Saloka untuk area Kabupaten Semarang, sementara dua warung nasi jadi jeda makan siang. Sesuaikan urutannya dengan lokasi penginapanmu agar tidak bolak-balik.

Terkini