My One Band, band indie asal Banjarmasin, menjadwalkan mini tour di Zoombar Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 7 November 2026. Jadwal itu jadi lanjutan setelah mereka tampil di Adaro Specta Preneur di Lapangan Dr. Murjani, Banjarbaru, akhir Oktober lalu. Vokalis Abadi menyebut setiap panggung punya cerita dan pengalaman tersendiri bagi personel band.
Palangkaraya dipilih sebagai destinasi berikutnya. Bagi band yang terbentuk pada 2021 itu, kota ini membuka kesempatan bertemu pendengar baru di luar Banjarmasin.
Jadwal Panggung My One Band di November 2026
Setelah Zoombar, My One Band dijadwalkan tampil di Festival Borneo Market di kawasan Jembatan Basit pada 13 November 2026. Penampilan ketiga berlangsung di Duta Mall Palangkaraya lewat ajang Auto Show pada 28 November 2026.
Rangkaian ini bukan kali pertama mereka merambah panggung lokal. Pada September 2026, My One Band lebih dulu menggelar Mini Tour Konser Borneo di Banjarmasin.
Sweet Rock dan 35 Lagu Orisinal
My One Band digawangi Abadi di vokal, Ed Moon, Mury, Adam, dan Iwan Boy. Sepanjang karier, mereka mengoleksi sekitar 35 lagu orisinal. Salah satu yang populer berjudul "Ku Akan Menjagamu".
Warna musik sweet rock menjadi penanda mereka di tengah skena indie Kalimantan. Produktivitas itu jadi modal utama untuk menjaga eksistensi di panggung regional.
Kata Abadi soal Panggung dan Penonton Baru
Abadi menempatkan setiap penampilan sebagai pengalaman yang berbeda. Bertemu pendengar baru disebutnya jadi bagian penting dari perjalanan band.
"Bagi kami, setiap panggung punya cerita dan pengalaman tersendiri. Senang rasanya bisa terus bermain musik, bertemu pendengar baru, dan membawa karya My One Band ke lebih banyak kota," ujar Abadi dalam keterangan, Minggu (1/11/2026).
Ia juga berharap penampilan berikutnya meninggalkan kesan bagi band maupun penonton. "Semoga setiap penampilan berikutnya bisa menjadi pengalaman yang berkesan bagi kami maupun penonton," tuturnya.
Deretan jadwal November 2026 memperlihatkan arah My One Band: memperluas jangkauan dari Banjarmasin ke kota-kota lain di Kalimantan, satu panggung demi satu panggung.