Liverpool Vs Chelsea di Carabao Cup Berakhir Dramatis, Penalti Jadi Penentu

Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:03:01 WIB
Liverpool dan Chelsea bermain imbang 2-2 hingga waktu tambahan sebelum laga babak keempat Carabao Cup di Anfield ditentukan melalui adu penalti.

Liverpool dan Chelsea harus menyelesaikan babak keempat Carabao Cup lewat adu penalti di Anfield setelah skor 2-2 bertahan hingga waktu tambahan. Empat penalti pertama berjalan mulus bagi kedua tim, dengan Alexis Mac Allister dan Alexander Isak mengeksekusi dingin untuk tuan rumah.

Duel sengit tersaji di Anfield pada babak keempat Carabao Cup antara Liverpool dan Chelsea. Kedua tim bermain agresif sejak menit awal, saling bergantian menekan dan menciptakan peluang. Skor 2-2 memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke perempat final.

Mac Allister dan Isak Buka Keunggulan Liverpool di Adu Penalti

Alexis Mac Allister menjadi penendang pertama Liverpool. Dengan tenang ia melepaskan bola ke sudut kiri atas gawang yang dijaga Mike Penders. Kiper muda Chelsea itu sebenarnya menebak arah dengan benar, tetapi penempatan bola terlalu sempurna untuk dijangkau.

Alexander Isak mengambil penalti pertamanya dalam seragam Liverpool. Penyerang asal Swedia itu berlari lurus sebelum melepaskan tembakan tinggi ke sudut kiri atas. Penders kembali membaca arah, namun bola tetap bersarang di jaring. Liverpool unggul 2-1 setelah Pedro Neto sukses mengeksekusi penalti Chelsea.

Rogers Samakan Kedudukan, Mamardashvili Tak Berkutik

Rogers, yang sebelumnya membawa Chelsea unggul lewat titik putih di babak pertama, kembali tampil sebagai eksekutor andalan. Ia menempatkan bola ke sudut kiri bawah gawang Liverpool. Giorgi Mamardashvili menebak arah dengan tepat, tetapi penempatan bola terlalu akurat sehingga kiper Georgia itu tidak punya peluang menyelamatkannya.

Kedua tim tercatat pernah bertemu empat kali dalam adu penalti sebelumnya. Liverpool memenangi semuanya, termasuk yang paling terkenal di final Piala Liga dan Piala FA 2022. Chelsea kini berusaha mengakhiri tren buruk tersebut.

Peluang Emas Terbuang di Menit Akhir

Florian Wirtz menjadi pusat perhatian di menit-menit krusial. Pada menit ke-81, sundulan Gakpo jatuh ke kakinya di depan gawang, tetapi sepakan Wirtz terlalu lemah dan bisa diblok Levi Colwill dari jarak enam yard. Situasi itu seharusnya berbuah gol.

Beberapa saat kemudian, Wirtz kembali membuang peluang ketika umpan beratnya keluar lapangan saat mencoba melepas Barcola ke dalam kotak penalti. Anfield bergemuruh kecewa.

Chelsea justru tampil lebih mengancam di penghujung laga. Rogers melepaskan tembakan yang dipaksa Mamardashvili ditepis kuat ke samping gawang. Dari sepak pojok berikutnya, sundulan Colwill nyaris masuk ke sudut kanan atas, tetapi bola melebar tipis.

Statistik dan Drama di Bangku Cadangan

Virgil van Dijk ditarik keluar pada menit ke-72 setelah mendapat dorongan dari pemain pengganti Emegha. Jacquet masuk menggantikan kapten Liverpool tersebut. Tidak ada cedera serius dari insiden itu, tetapi tensi pertandingan jelas meningkat.

Di tempat lain, hasil perempat final mulai terkonfirmasi. Sunderland menang 3-2 atas Brentford, Crystal Palace mengalahkan Fulham 1-0, Bournemouth membungkam Aston Villa 3-0, dan Manchester City menyingkirkan Brighton lewat adu penalti 4-3 setelah imbang 2-2. Pengundian perempat final dijadwalkan berlangsung pukul 22.20 waktu Inggris.

Penders dan Mamardashvili Berpeluang Jadi Pahlawan

Mike Penders tampil cukup baik di laga ini setelah sempat mengalami malam buruk melawan Tottenham pekan lalu. Kiper muda Chelsea itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan Barcola di menit ke-65 dan memblok sundulan Araujo dari jarak dekat.

Mamardashvili di sisi lain juga menunjukkan kualitasnya dengan penyelamatan krusial menjelang akhir laga. Kedua kiper kini bersiap menjadi penentu dalam adu penalti yang akan menentukan langkah tim masing-masing ke babak berikutnya.

Terkini