Dalton Smith Pertahankan Sabuk WBC Usai Menang Angka atas Alberto Puello

Ahad, 25 Oktober 2026 | 05:03:02 WIB
Petinju Dalton Smith melepaskan pukulan ke arah Alberto Puello dalam laga perebutan sabuk juara dunia kelas welter ringan WBC di Utilita Arena, Sheffield.

Dalton Smith mempertahankan gelar juara dunia kelas welter ringan WBC setelah menang angka atas Alberto Puello di Utilita Arena, Sheffield. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan petinju 29 tahun itu menjadi 20 laga dan membuka jalan menuju duel-duel besar berikutnya.

Dua juri memberi skor 115-113 untuk Smith, sementara satu juri lain menilai 116-112 untuk Puello. Hasilnya sempat menggantung saat kartu penilaian dibacakan, karena kemenangan untuk salah satu petinju maupun hasil imbang sama-sama masih mungkin terjadi.

Duel Taktis Penuh Perhitungan Sejak Ronde Awal

Smith tampil hati-hati di ronde-ronde awal. Ia sempat melepas pukulan kanan di ronde keempat, tetapi Puello, petinju kidal asal Republik Dominika berusia 32 tahun, menemukan jarak dengan pukulan kirinya tepat sebelum bel berbunyi.

Puello bangkit di ronde keenam. Rangkaian pukulan lurus kiri membuatnya mengambil ronde itu, sebelum ia sempat jatuh ke kanvas dan memancing harapan knockdown dari penonton tuan rumah.

Kualitas kedua petinju terlihat di ronde kesembilan. Kombinasi double jab dan hook kanan Smith dibalas uppercut serta hook ke badan dari Puello. Smith sempat mengalami luka di bawah mata kanannya, tetapi kerja kerasnya di ronde-ronde akhir dinilai lebih tinggi oleh dua juri.

Laga ini sebenarnya dijadwalkan bergulir pada Juni, namun cedera siku memaksa Smith menundanya. Ia akhirnya melompat ke pelukan ayahnya begitu bel terakhir berbunyi.

Rekor 20 Kemenangan dan Ujian Berat Pertama

Kemenangan atas Puello menjadi pertahanan gelar perdana Smith setelah ia mengalahkan Subriel Matias lewat knockout di ronde kelima di Brooklyn pada Januari. Puello sendiri merupakan juara dunia dua kali dan baru sekali kalah sepanjang karier, yakni dari Matias tahun lalu.

Dengan ujian wajib itu sudah dilewati, Smith menjaga peluang tampil sebagai bintang utama di Stadion Hillsborough, markas klub sepak bola Sheffield Wednesday yang ia dukung sejak kecil. Ia juga membidik nama-nama besar di kelas welter ringan.

Shakur Stevenson hingga Adam Azim Jadi Target Berikutnya

Tantangan terbesar kemungkinan datang dari Shakur Stevenson, juara dunia WBO yang belum terkalahkan dan telah mengoleksi gelar di empat kelas berbeda. Petinju Amerika Serikat itu dianggap salah satu teknisi paling berbakat di dunia tinju saat ini.

Kepindahan Stevenson dari Zuffa Boxing disebut bisa membuka ruang negosiasi. Kandidat lain untuk laga unifikasi adalah juara WBA Gary Antuanne Russell.

Di tingkat domestik, duel melawan rival senegara yang belum terkalahkan, Adam Azim, sudah lama diperbincangkan. Smith menyatakan terbuka menggelar laga itu di Hillsborough pada 2027, meski ia menilai Azim masih perlu membuktikan diri sebelum menantang gelar dunianya.

Smith bukan petinju yang gemar bicara besar atau teater untuk membangun profil. Ia lebih memilih membiarkan performa di ring yang berbicara. Tantangan berikutnya kini jelas: mengubah kesuksesan gelar dunia menjadi laga-laga besar yang bisa mengangkat namanya ke panggung utama.

Terkini