SELARASRIAU.COM - Pernah sedang membuka WhatsApp, membaca berita, atau melihat layar utama HP, tetapi tiba-tiba muncul iklan yang menutupi layar? Gangguan ini bisa membuat penggunaan ponsel menjadi tidak nyaman. Bahkan, iklan terkadang muncul berulang kali meski pengguna tidak sedang membuka aplikasi tertentu.
Iklan yang muncul tiba-tiba di HP Android tidak selalu menandakan ponsel terkena virus. Penyebabnya bisa berupa notifikasi dari situs web, iklan bawaan aplikasi gratis, atau aplikasi pihak ketiga yang menampilkan iklan secara berlebihan.
Google melalui panduan "Chrome Help" (https://support.google.com/chrome/answer/2765944) menjelaskan bahwa iklan pop-up yang terus muncul, tab baru yang terbuka sendiri, serta pengalihan ke situs asing dapat menjadi tanda adanya aplikasi bermasalah atau perangkat lunak yang tidak diinginkan.
Lantas, bagaimana cara menghentikan iklan tersebut? Berikut langkah yang bisa dicoba tanpa harus langsung melakukan reset HP.
1. Cari Tahu dari Mana Iklan Berasal
Sebelum menghapus aplikasi atau mengubah pengaturan, perhatikan kapan iklan muncul.
Jika iklan hanya muncul ketika membuka browser, kemungkinan sumbernya berasal dari situs web atau pengaturan browser. Jika iklan muncul sebagai notifikasi di bagian atas layar, periksa aplikasi atau situs yang mengirim pemberitahuan tersebut.
Sementara itu, jika iklan memenuhi layar utama, muncul ketika membuka aplikasi lain, atau terus muncul meski browser sudah ditutup, periksa aplikasi yang baru dipasang atau diperbarui.
Langkah ini penting agar pengguna tidak menghapus aplikasi yang sebenarnya tidak bermasalah.
2. Matikan Notifikasi Iklan dari Google Chrome
Salah satu penyebab iklan yang sering tidak disadari adalah izin notifikasi situs web. Ketika mengunjungi situs tertentu, pengguna mungkin pernah menekan tombol Izinkan saat muncul permintaan pemberitahuan.
Akibatnya, situs tersebut bisa mengirimkan notifikasi promosi yang tampil di layar HP meski pengguna tidak sedang membuka situsnya.
Untuk menghentikannya, ikuti langkah berikut:
1. Buka aplikasi Google Chrome.
2. Ketuk ikon tiga titik di sudut kanan atas.
3. Pilih Setelan atau Settings.
4. Masuk ke Setelan situs atau Site settings.
5. Pilih Notifikasi atau Notifications.
6. Cari situs yang mengirim notifikasi mengganggu.
7. Matikan izin notifikasi untuk situs tersebut.
Nama menu bisa sedikit berbeda, tergantung versi Chrome dan Android yang digunakan.
Pengguna juga bisa membuka situs yang bersangkutan, mengetuk informasi halaman di sebelah alamat situs, lalu masuk ke bagian izin untuk menonaktifkan notifikasinya.
Panduan resmi mengenai pengaturan ini tersedia di "Google Chrome Help" (https://support.google.com/chrome/answer/3220216).
3. Blokir Iklan Pop-up dan Pengalihan Halaman
Jika iklan muncul saat menjelajahi internet, pengguna bisa memeriksa pengaturan pop-up di Chrome.
Berikut caranya:
1. Buka Google Chrome.
2. Ketuk tiga titik di sudut kanan atas.
3. Pilih Setelan.
4. Masuk ke Setelan situs.
5. Pilih Pop-up dan pengalihan atau Pop-ups and redirects.
6. Nonaktifkan izin pop-up dan pengalihan yang tidak diinginkan.
Pengaturan ini membantu mencegah situs membuka jendela pop-up atau mengarahkan pengguna ke halaman lain secara otomatis.
Namun, perlu diketahui bahwa memblokir pop-up tidak selalu menghentikan semua iklan. Iklan yang berasal dari aplikasi atau notifikasi situs tetap perlu ditangani melalui pengaturan masing-masing.
Google menjelaskan langkah tersebut dalam panduan "memblokir atau mengizinkan pop-up di Chrome" (https://support.google.com/chrome/answer/95472).
4. Hapus Aplikasi yang Baru Dipasang
Iklan yang muncul di layar utama atau di atas aplikasi lain bisa berasal dari aplikasi pihak ketiga.
Coba ingat kembali apakah iklan mulai muncul setelah memasang aplikasi tertentu. Aplikasi gratis yang baru dipasang atau diperbarui patut diperiksa, terutama jika iklan muncul semakin sering setelah pemasangan.
Untuk memeriksanya:
1. Buka Setelan HP.
2. Pilih Aplikasi atau Apps.
3. Buka daftar aplikasi yang terpasang.
4. Periksa aplikasi yang baru dipasang atau diperbarui.
5. Pilih aplikasi yang mencurigakan.
6. Ketuk Copot pemasangan atau Uninstall jika aplikasi tersebut tidak diperlukan atau terbukti menjadi sumber gangguan.
Jangan langsung menghapus aplikasi sistem atau aplikasi penting yang tidak dikenal. Jika belum yakin, cari tahu nama dan fungsi aplikasi tersebut terlebih dahulu.
Google menyarankan pengguna menghapus aplikasi yang bermasalah satu per satu, kemudian memeriksa apakah iklan sudah berhenti muncul.
5. Periksa Izin Aplikasi untuk Tampil di Atas Aplikasi Lain
Beberapa aplikasi Android memiliki izin untuk menampilkan konten di atas aplikasi lain. Izin ini dapat digunakan untuk fungsi yang sah, tetapi perlu diperiksa jika ada iklan yang menutupi layar meski pengguna sedang membuka aplikasi berbeda.
Pada banyak ponsel Android, pengaturan ini dapat ditemukan melalui langkah berikut:
1. Buka Setelan.
2. Pilih Aplikasi.
3. Cari menu akses khusus aplikasi atau Special app access.
4. Pilih Tampilkan di atas aplikasi lain atau Display over other apps.
5. Periksa aplikasi yang memiliki izin tersebut.
6. Nonaktifkan izin untuk aplikasi yang tidak membutuhkannya atau yang dicurigai menampilkan iklan.
Letak dan nama menu dapat berbeda pada setiap merek HP. Pada beberapa perangkat, pengguna perlu membuka menu aplikasi terlebih dahulu untuk menemukan pengaturan izin khusus.
Perlu diingat, tidak semua aplikasi dengan izin ini berbahaya. Jangan menonaktifkan izin aplikasi penting secara sembarangan karena fitur tertentu mungkin tidak akan berfungsi dengan normal.
6. Jalankan Pemindaian Google Play Protect
Jika iklan tetap muncul, pengguna bisa memeriksa keamanan aplikasi melalui Google Play Protect.
Fitur ini membantu memeriksa aplikasi yang berpotensi berbahaya pada perangkat Android. Google menyarankan pengguna memastikan pemindaian Play Protect tetap aktif.
Berikut langkahnya:
1. Buka Google Play Store.
2. Ketuk foto profil di sudut kanan atas.
3. Pilih Play Protect.
4. Ketuk Pindai atau Scan.
5. Ikuti petunjuk jika ditemukan aplikasi yang berpotensi berbahaya.
Pastikan juga opsi pemindaian aplikasi dengan Play Protect aktif di bagian setelannya.
Jangan langsung percaya pada iklan yang menyatakan HP terkena puluhan virus dan meminta pengguna memasang aplikasi tertentu. Peringatan semacam itu bisa saja merupakan iklan menyesatkan.
Informasi lengkap mengenai pemeriksaan aplikasi tersedia di "Google Play Protect" (https://support.google.com/accounts/answer/9924802).
7. Gunakan Safe Mode untuk Menemukan Aplikasi Bermasalah
Jika iklan muncul terus-menerus dan sumbernya sulit diketahui, pengguna bisa mencoba Safe Mode atau mode aman.
Dalam mode ini, aplikasi pihak ketiga umumnya tidak berjalan seperti saat penggunaan normal. Jika iklan berhenti muncul ketika HP berada dalam Safe Mode, aplikasi yang dipasang pengguna patut diperiksa lebih lanjut.
Cara masuk ke mode aman berbeda menurut merek dan model HP. Pada sejumlah perangkat, pengguna dapat menekan tombol daya, lalu menekan dan menahan pilihan Matikan hingga muncul opsi untuk memulai ulang dalam mode aman.
Setelah masuk ke mode aman:
1. Periksa apakah iklan masih muncul.
2. Jika gangguan berhenti, mulai periksa aplikasi yang baru dipasang.
3. Hapus aplikasi mencurigakan satu per satu.
4. Mulai ulang HP ke mode normal.
5. Periksa apakah masalah sudah teratasi.
Jika menu Safe Mode tidak muncul, periksa panduan resmi sesuai merek HP. Jangan menghapus banyak aplikasi sekaligus karena hal itu dapat menyulitkan pencarian penyebab masalah.
8. Matikan Notifikasi Promosi dari Aplikasi
Tidak semua iklan berasal dari aplikasi berbahaya. Sejumlah aplikasi gratis memang menampilkan promosi atau mengirim notifikasi pemasaran.
Jika iklan muncul dalam bentuk pemberitahuan, pengguna dapat mematikan notifikasi dari aplikasi yang bersangkutan tanpa harus menghapusnya.
Caranya:
1. Buka Setelan HP.
2. Pilih Notifikasi.
3. Masuk ke pengaturan notifikasi aplikasi.
4. Pilih aplikasi yang sering mengirim promosi.
5. Matikan notifikasi yang tidak diperlukan.
Pada sebagian HP, pengguna juga dapat menekan dan menahan notifikasi yang muncul untuk melihat aplikasi pengirimnya. Dari sana, pengguna biasanya bisa membuka pengaturan notifikasi aplikasi tersebut.
Jika notifikasi berasal dari aplikasi penting, pengguna dapat mematikan kategori notifikasi promosi saja apabila pilihan tersebut tersedia.
9. Perbarui Sistem Android dan Aplikasi
Pembaruan sistem operasi dan aplikasi dapat membantu memperbaiki masalah keamanan maupun gangguan perangkat lunak.
Buka Play Store untuk memperbarui aplikasi yang tersedia. Setelah itu, periksa menu pembaruan perangkat lunak di pengaturan HP.
Hindari memasang aplikasi dari situs yang tidak jelas hanya karena menjanjikan bisa menghilangkan semua iklan. Aplikasi semacam itu justru berpotensi menambah masalah jika meminta izin berlebihan atau menyisipkan perangkat lunak yang tidak diinginkan.
Jika ingin memasang aplikasi keamanan tambahan, pilih layanan yang memiliki reputasi baik dan unduh melalui sumber resmi.
10. Jangan Langsung Melakukan Reset Pabrik
Reset pabrik atau factory reset dapat menghapus data dan aplikasi di HP. Karena itu, langkah ini sebaiknya menjadi pilihan terakhir jika cara lain tidak berhasil.
Sebelum mempertimbangkannya, pastikan data penting sudah dicadangkan, termasuk foto, dokumen, kontak, dan percakapan yang ingin disimpan.
Pengguna juga sebaiknya memastikan mengetahui informasi akun Google yang digunakan pada perangkat.
Jika iklan masih muncul setelah aplikasi mencurigakan dihapus dan pemindaian keamanan dilakukan, pertimbangkan meminta bantuan pusat layanan resmi atau teknisi tepercaya sebelum melakukan reset.
Cara Mencegah Iklan Mengganggu Muncul Kembali
Setelah iklan berhasil dihentikan, lakukan beberapa langkah pencegahan berikut:
- Unduh aplikasi dari Google Play Store atau sumber resmi yang tepercaya.
- Periksa ulasan, nama pengembang, dan izin aplikasi sebelum memasangnya.
- Jangan sembarangan menekan tombol Izinkan pada permintaan notifikasi situs web.
- Hindari menekan iklan yang mengklaim HP terkena virus atau menawarkan hadiah yang tidak jelas.
- Periksa izin aplikasi secara berkala, terutama izin tampil di atas aplikasi lain.
- Pastikan Google Play Protect aktif.
- Perbarui sistem Android dan aplikasi secara berkala.
Pengguna juga perlu membedakan iklan yang muncul secara normal di dalam aplikasi gratis dengan iklan yang menutupi layar tanpa alasan jelas. Iklan dalam aplikasi belum tentu menunjukkan adanya masalah keamanan, sedangkan pop-up yang terus muncul di luar aplikasi patut diperiksa.
FAQ: Pertanyaan Seputar Iklan di HP Android
Mengapa iklan tiba-tiba muncul di layar utama HP?
Penyebabnya bisa berupa aplikasi pihak ketiga yang menampilkan iklan, notifikasi dari situs web, atau aplikasi yang memiliki izin menampilkan konten di atas aplikasi lain. Periksa sumber iklan sebelum menghapus aplikasi.
Apakah iklan pop-up berarti HP terkena virus?
Tidak selalu. Iklan bisa berasal dari notifikasi situs web atau aplikasi gratis. Namun, iklan yang muncul terus-menerus, membuka situs asing, atau disertai perubahan pengaturan tanpa izin perlu diwaspadai.
Bagaimana cara menghilangkan iklan di Google Chrome Android?
Buka Chrome, masuk ke Setelan, lalu Setelan situs. Nonaktifkan pop-up dan pengalihan yang tidak diinginkan serta matikan notifikasi dari situs yang mengganggu.
Apakah semua aplikasi yang menampilkan iklan harus dihapus?
Tidak. Iklan di dalam aplikasi gratis merupakan salah satu cara pengembang memperoleh pendapatan. Aplikasi perlu diperiksa lebih lanjut jika menampilkan iklan secara berlebihan, mengganggu penggunaan HP, atau menunjukkan perilaku mencurigakan.
Apakah reset pabrik bisa menghilangkan iklan?
Reset pabrik dapat menghapus aplikasi dan data yang menjadi sumber masalah, tetapi sebaiknya digunakan sebagai pilihan terakhir. Cadangkan data penting terlebih dahulu dan hindari memasang kembali aplikasi yang diduga menjadi penyebabnya.
Kesimpulan
Iklan yang tiba-tiba muncul di HP Android dapat dihentikan dengan mencari sumbernya terlebih dahulu. Mulailah dengan mematikan notifikasi situs web, memblokir pop-up di browser, memeriksa aplikasi yang baru dipasang, dan menjalankan pemindaian Google Play Protect.
Jika iklan muncul di luar aplikasi yang sedang digunakan, periksa pula izin aplikasi untuk tampil di atas aplikasi lain. Dengan langkah yang tepat, pengguna bisa mengurangi gangguan tanpa harus langsung menghapus seluruh data atau melakukan reset pabrik.
Sumber referensi:
- "Google Chrome Help – Menghapus iklan, pop-up, dan malware yang tidak diinginkan" (https://support.google.com/chrome/answer/2765944)
- "Google Chrome Help – Memblokir atau mengizinkan pop-up" (https://support.google.com/chrome/answer/95472)
- "Google Chrome Help – Mengelola notifikasi situs" (https://support.google.com/chrome/answer/3220216)
- "Google Account Help – Menghapus malware atau perangkat lunak tidak aman" (https://support.google.com/accounts/answer/9924802)
- "Samsung Support – Mengelola iklan pop-up di HP Galaxy" (https://www.samsung.com/us/support/answer/ANS10003384/)