Harga BYD M6 Superior Captain Seat 6-seater naik Rp 12 juta menjadi Rp 435 juta OTR Jakarta pada Oktober 2026, dari sebelumnya Rp 423 juta. Kenaikan hanya menyentuh varian ini, sementara tipe Standard dan Superior tidak mengalami penyesuaian dalam daftar harga terbaru BYD Indonesia. Konsumen yang menunda pembelian kini perlu menyiapkan dana lebih besar untuk varian berkonfigurasi enam kursi tersebut.
Daftar harga mobil listrik BYD di Indonesia mengalami penyesuaian pada Oktober 2026. Moladin mencatat perubahan tersebut tidak berlaku menyeluruh, melainkan hanya pada varian tertentu di jajaran M6. Angka yang dipakai mengacu pada situs resmi BYD untuk wilayah OTR Jakarta.
Varian Superior Captain Seat menjadi satu-satunya tipe M6 yang harganya bergerak bulan ini. Selisih Rp 12 juta menempatkan MPV listrik enam penumpang itu di posisi Rp 435 juta, naik dari Rp 423 juta pada daftar harga sebelumnya.
Rincian Harga BYD M6 OTR Jakarta Oktober 2026
- BYD M6 Standard: mengacu daftar harga resmi, tidak mengalami perubahan
- BYD M6 Superior: mengacu daftar harga resmi, tidak mengalami perubahan
- BYD M6 Superior Captain Seat: Rp 435 juta (naik Rp 12 juta dari Rp 423 juta)
Harga dapat berubah mengikuti kebijakan dealer maupun wilayah pemasaran. Pembeli di luar Jakarta sebaiknya memastikan ulang nominal OTR ke diler setempat sebelum transaksi.
Motor 154 HP dan Baterai Blade 71,8 kWh
BYD M6 Superior Captain Seat memakai motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor dengan tenaga 154 HP atau 150 kW dan torsi maksimal 310 Nm. Sumber tenaganya adalah Blade Battery berbahan Lithium Iron Phosphate berkapasitas 71,8 kWh.
Dengan baterai penuh, jarak tempuh diklaim mencapai 530 km berdasarkan pengujian NEDC. Pengisian daya mendukung AC hingga 7 kW dan DC cepat sampai 115 kW, cocok untuk pengisian di rumah maupun stasiun pengisian umum.
Kursi Captain Seat Jadi Pembeda Utama
Konfigurasi kabin enam penumpang dengan dua captain seat di baris kedua menjadi ciri varian ini. Tipe Standard dan Superior memakai tata letak tujuh penumpang. Penumpang baris kedua mendapat ruang duduk lebih personal, meski kapasitas angkut berkurang satu orang.
Kelengkapan Superior dan Superior Captain Seat juga lebih tinggi dari Standard, termasuk panoramic sunroof dan pintu bagasi elektrik. Selisih harga antarvarian karena itu tidak hanya soal susunan kursi, tetapi juga kapasitas baterai dan fitur.
Baterai 55,4 kWh versus 71,8 kWh
Tipe Standard membawa baterai 55,4 kWh dengan jarak tempuh sekitar 420 km NEDC. Varian Superior dan Superior Captain Seat memakai 71,8 kWh dengan klaim 530 km. Bagi pemakai harian dalam kota, kapasitas Standard masih memadai; perjalanan luar kota lebih aman dengan baterai besar.
Daftar Fitur ADAS di Varian Ini
- Adaptive Cruise Control menjaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan depan
- Traction Control System mengurangi selip roda saat akselerasi
- Hill Hold Control menahan mobil sesaat di tanjakan
- Electronic Stability Control menjaga kestabilan kendaraan
- Autonomous Emergency Braking membantu pengereman saat terdeteksi potensi tabrakan
- Blind Spot Detection memantau area titik buta
- Around View Monitor menampilkan pandangan sekeliling mobil
- Lane Departure Assist mengantisipasi kendaraan keluar jalur
- Enam airbag untuk pengemudi dan penumpang
Bagi yang mengutamakan kenyamanan baris kedua, kenaikan Rp 12 juta membuat Superior Captain Seat makin berjarak dari tipe Superior biasa. Konsumen yang lebih mementingkan jarak tempuh panjang tanpa perlu captain seat bisa mempertimbangkan tipe Superior. Sementara pemakai harian dalam kota dengan anggaran ketat masih punya opsi Standard.