Syaharani Bicara Hubungan Junior-Senior di Musik AMI Awards 2026

Rabu, 23 September 2026 | 15:41:01 WIB
Syaharani menyoroti hubungan saling menginspirasi antara musisi junior dan senior dalam konferensi pers nominasi AMI Awards 2026 di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Syaharani menyoroti hubungan saling menginspirasi antara musisi junior dan senior dalam konferensi pers nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards di Jakarta, Senin (21/9/2026). Perwakilan Tim Sidang Kategorisasi AMI itu menilai setiap karya musik membawa dampak bagi lingkungan sekitarnya. Baginya, pertukaran ide antargenerasi jadi kunci lahirnya karya baru di industri musik Tanah Air.

Syaharani hadir sebagai perwakilan Tim Sidang Kategorisasi AMI dalam acara bincang-bincang yang digelar usai pengumuman nominasi. Ia berbicara soal bagaimana perkembangan musisi generasi baru memengaruhi proses pembahasan dan kategorisasi dalam ajang penghargaan tahunan itu.

Menurutnya, karya dari musisi muda dan senior sama-sama punya pengaruh besar. Keduanya saling memberi inspirasi tanpa memandang usia atau pengalaman.

Karya Kuat Selalu Beri Dampak

Syaharani menegaskan, kualitas sebuah karya jadi penentu utama seberapa besar dampaknya bagi pendengar dan sesama musisi. Ia tidak membedakan apakah karya itu datang dari pendatang baru atau nama yang sudah lama berkecimpung.

"Setiap karya pasti memberikan impact dan saya rasa karya yang kuat itu pasti memberikan impact untuk sekitarnya," ucap Syaharani.

Ia menambahkan, pertukaran ide antara musisi muda dan senior berjalan dua arah. Menurutnya, banyak hal baru muncul dari kedua kubu dan saling memengaruhi satu sama lain.

"Ini adalah sesuatu yang menandakan bahwa banyak sekali hal-hal baru dari teman-teman muda dan juga banyak sekali hal-hal baru dari para senior, yang saling mempengaruhi, saling menginspirasi. Ini adalah salah satu jalan untuk memproses sebuah karya," tambahnya.

Junior dan Senior Setara di Ranah Kesenian

Syaharani menilai hubungan antara musisi junior dan senior tidak perlu dilihat sebagai hubungan yang hierarkis. Dalam kesenian, keduanya berdiri sejajar.

"Jadi apakah itu dari yang senior menginspirasi yang lebih muda atau yang lebih muda menginspirasi yang senior itu berlaku sejajar saja kalau di dalam kesenian," tuturnya.

Baginya, pola saling menginspirasi ini jadi bagian alami dari perjalanan musik Indonesia. Ia menyebut ikatan antargenerasi yang semakin kuat akan terus melahirkan karya-karya baru.

"Jadi itu adalah hukum yang memang sudah begitu berjalannya dan ini seru banget, karena semakin lama ini bonding. Jadi antara berbagai generasi itu akan ada ikatan-ikatan yang bagus banget dan melahirkan sesuatu yang baru terus-menerus," kata Syaharani.

AMI Awards sebagai Wadah Musik yang Inklusif

Syaharani juga menjelaskan peran AMI Awards sebagai ajang apresiasi musik Tanah Air yang merangkul berbagai genre. Menurutnya, cakupan penghargaan ini jadi salah satu kekuatannya.

"Yang paling penting adalah saat ini memang AMI Awards menjadi awarding untuk musik dan sekitarnya yaitu ada produksi video, produksi suara dan vokal juga yang benar-benar menurut saya lengkap. Karena dari etno sampai modern semuanya ada direngkuh semuanya," ucapnya.

Konferensi pers nominasi AMI Awards 2026 turut dihadiri Candra Darusman selaku Ketua Umum AMI, perwakilan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Irini Dewi Wanti, Arham Ali dari Tim Sidang Kategorisasi AMI, serta sejumlah artis nomine.

Pandangan Syaharani soal hubungan antargenerasi memberi gambaran bahwa ekosistem musik Indonesia tumbuh dari dialog yang sehat antara musisi lama dan baru. AMI Awards sendiri tetap jadi barometer apresiasi yang mencoba merangkul semua lapisan industri.

Terkini