Anne Hathaway kembali menarik perhatian saat berjalan-jalan di New York. Ia mengenakan kemeja denim oversized berwarna biru yang tidak dikancing, sehingga baby bump-nya terlihat jelas. Penampilan ini muncul di usia kehamilan yang memasuki enam bulan.
Gaya tersebut terlihat santai namun tetap rapi. Kemeja denim berpotongan longgar dipadukan dengan celana atau bawahan sederhana, menciptakan siluet yang tidak membebani tubuh. Bagi ibu hamil, pilihan busana seperti ini bisa jadi solusi saat perut semakin membesar dan baju lama mulai terasa sesak.
Mengapa Kemeja Denim Oversized Cocok untuk Ibu Hamil
Kemeja denim memiliki bahan yang cukup tebal namun tetap breathable. Potongan oversized memberi ruang ekstra di area perut dan pinggang tanpa menekan bagian tubuh mana pun. Ibu hamil di trimester kedua dan ketiga sering merasa tidak nyaman dengan pakaian ketat, sehingga model longgar menjadi pilihan logis.
Membiarkan kemeja tidak dikancing juga bukan sekadar soal gaya. Cara ini membuat sirkulasi udara lebih baik dan mengurangi rasa gerah, terutama di cuaca Indonesia yang lembap. Anda bisa memakainya untuk jalan santai, kontrol ke dokter, atau acara kasual bersama keluarga.
Cara Meniru Gaya Ini dengan Budget Terjangkau
Anda tidak perlu membeli kemeja denim mahal untuk mendapatkan tampilan serupa. Cek lemari Anda, mungkin ada kemeja denim milik suami atau kakak yang ukurannya beberapa nomor lebih besar. Kemeja pria dengan potongan lurus sering kali jatuh dengan baik di tubuh ibu hamil.
Jika ingin membeli baru, pilih bahan denim yang lembut dan tidak kaku. Perhatikan panjang lengan dan bagian bahu, pastikan tidak menjepit saat Anda bergerak. Warna biru muda atau medium lebih mudah dipadukan dengan bawahan hitam, putih, atau krem.
- Padukan dengan legging hitam atau celana maternity berpotongan lurus.
- Tambahkan tank top atau camisole di dalam agar tidak terlalu terbuka.
- Gunakan sepatu flat atau sneakers untuk kenyamanan berjalan.
- Hindari aksesori berlebihan, cukup tas kecil dan kacamata hitam.
Tips Memilih Busana Hamil yang Tetap Nyaman
Prinsip utama busana ibu hamil adalah tidak menekan perut dan pinggang. Pilih bahan yang elastis atau berpotongan longgar. Kemeja, dress model empire waist, dan rok karet di pinggang bisa jadi andalan sehari-hari.
Perhatikan juga panjang pakaian. Saat perut membesar, bagian depan baju akan terangkat. Pilih potongan yang sedikit lebih panjang di bagian depan atau gunakan layer tambahan. Ini membantu Anda tetap merasa percaya diri tanpa harus terus menarik-narik ujung baju.
Warna netral seperti denim biru, putih, hitam, dan krem memudahkan Anda mencampur-match pakaian yang sudah ada. Dengan begitu, Anda tidak perlu membeli banyak item baru selama kehamilan.
Kapan Sebaiknya Konsultasi ke Dokter
Jika Anda merasa tidak nyaman dengan pakaian tertentu, misalnya sesak di dada atau perut terasa tertekan, segera ganti dengan yang lebih longgar. Rasa tidak nyaman yang berlanjut bisa memengaruhi aktivitas harian Anda.
Konsultasikan ke dokter kandungan jika muncul keluhan seperti nyeri perut, sesak napas, atau pembengkakan pada kaki yang tidak biasa. Pemilihan busana memang bukan hal medis, tetapi kenyamanan fisik ibu hamil tetap perlu diperhatikan.
Gaya Anne Hathaway menunjukkan bahwa busana hamil tidak harus mahal atau rumit. Kemeja denim oversized yang dibiarkan terbuka bisa jadi pilihan praktis untuk tampil rapi tanpa mengorbankan kenyamanan. Coba cek isi lemari Anda hari ini, mungkin ada satu kemeja yang bisa langsung dipakai.