Layanan identitas digital terus dimatangkan oleh Google lewat integrasi dokumen resmi kependudukan ke dalam ekosistem Android. Hingga September 2026, pemegang kartu identitas maupun Surat Izin Mengemudi (SIM) dari 12 wilayah bagian Amerika Serikat dapat menyimpan salinan digital resmi langsung di Google Wallet.
Ekspansi wilayah ini menambahkan Ohio ke daftar penerima fitur, menyusul Maryland yang meluncurkan integrasi serupa pada Desember 2022, Arizona, Colorado, dan Georgia pada Oktober 2023, serta California pada Agustus 2024. Wilayah lain yang sudah atau dijadwalkan bergabung mencakup New Mexico (Desember 2024), Iowa (Juni 2025), Montana (Agustus 2025), disusul Arkansas, North Dakota, dan Puerto Rico pada Oktober 2025.
Apa yang Bisa Dilakukan
Dokumen identitas digital ini dirancang sebagai sarana verifikasi resmi di pos pemeriksaan Transportation Security Administration (TSA) bandara domestik AS. Pengguna dapat memilih metode pemindaian nirkabel NFC di terminal bandara atau memindai kode QR melalui aplikasi Google Wallet, lalu menyetujui transmisi data via autentikasi kunci layar ponsel.
Selain kebutuhan penerbangan, beberapa penyedia layanan seperti platform rental mobil mulai mengadopsi identitas digital untuk konfirmasi usia pengguna secara instan di peramban web maupun aplikasi. Google juga tengah menyiapkan integrasi identitas digital ini untuk pemulihan akun Amazon, registrasi platform transportasi seperti Uber, hingga portal kesehatan online CVS dan MyChart by Epic.
Kerahasiaan data pengguna dilindungi dengan arsitektur privasi Zero-Knowledge Proof. Melalui metode kriptografi ini, verifikasi usia atau identitas dapat dibuktikan ke platform pihak ketiga tanpa mengungkap data pribadi utuh pengguna, dan teknologinya akan dirilis secara terbuka (open-source).
Cara Mengaktifkan di Android
- Buka aplikasi Google Wallet pada perangkat dengan sistem operasi minimal Android 9.
- Tekan tombol tanda tambah (+) di sebelah menu "View more" pada bagian bawah layar.
- Pilih menu "ID & personal info", kemudian pilih opsi "Driver’s license or state ID".
- Pilih negara bagian yang sesuai, lalu ikuti instruksi pemindaian bagian depan dan belakang kartu fisik.
- Lakukan perekaman video wajah singkat untuk proses verifikasi akhir ke lembaga penerbit identitas.
Bagi pengguna yang belum memiliki SIM berstandar REAL ID menjelang tenggat waktu 7 Mei 2025, Google Wallet menyediakan opsi identitas menggunakan paspor AS. Mekanismenya melibatkan pemindaian halaman biodata, pembacaan chip sekuriti pada sampul paspor, serta perekaman video verifikasi wajah.
Platform & Ketersediaan
Fitur identitas kependudukan digital ini mensyaratkan perangkat berjalan pada sistem operasi Android 9 ke atas. Jika ponsel pengguna hilang, data identitas digital dapat dicabut secara remote melalui peramban web di myaccount.google.com pada menu Personal Info > Manage IDs.
Regulator lokal menegaskan bahwa identitas digital ini belum menghapus kewajiban kepemilikan fisik sepenuhnya. Pemilik kartu tetap diharuskan membawa kartu fisik saat bepergian, termasuk saat verifikasi pembelian tertentu dan kebutuhan perjalanan internasional.
Distribusi fitur identitas digital Google Wallet diproyeksikan terus melebar ke wilayah lain, dengan konfirmasi ketersediaan berikutnya dijadwalkan hadir untuk West Virginia mulai April 2025.