Lima Kursi Pimpinan Baznas Riau Dibuka, Minimal Usia 40 Tahun dan Lulusan S1

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:57:22 WIB
Ilustrasi Seleksi Pimpinan Baznas Riau./(ai)

PEKANBARU — Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau periode 2026–2031 resmi dibuka. Sebanyak lima kursi pimpinan Baznas Riau akan diperebutkan dalam seleksi yang berlangsung hingga September 2026.

Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya beragama Islam, berusia minimal 40 tahun, memiliki pendidikan paling rendah sarjana atau S1, serta memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat.

Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau telah dibuka sejak 19 Agustus 2026 dan akan berlangsung hingga 15 September 2026.

Ketua Tim Sekretariat Seleksi Pimpinan Baznas Provinsi Riau, Surya mengatakan, seluruh persyaratan peserta mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 10 Tahun 2025.

Panitia tidak menambahkan persyaratan lain di luar ketentuan tersebut.

Hingga Rabu (26/8/2026), sebanyak empat orang dari berbagai unsur tercatat telah menyerahkan berkas untuk mengikuti seleksi lima posisi pimpinan Baznas Riau.

“Untuk saat ini masih dalam tahapan pendaftaran, sampai sejauh ini sudah ada empat orang yang melakukan pendaftaran dari berbagai unsur,” ujar Surya di Pekanbaru, Rabu (26/8/2026).

Jumlah pendaftar diperkirakan masih akan bertambah karena masa pendaftaran masih dibuka hingga pertengahan September.

Pendaftaran Dilakukan Secara Online dan Berkas Fisik

Seleksi pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Tahun ini, proses seleksi mulai menggunakan sistem digital yang terintegrasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Calon peserta harus melakukan pendaftaran melalui Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) yang disediakan Kemenag.

Seluruh dokumen persyaratan pendaftaran harus diunggah melalui sistem tersebut.

Namun, pendaftaran secara daring saja belum cukup. Peserta juga diwajibkan menyerahkan berkas fisik kepada panitia seleksi.

Dokumen tersebut disampaikan ke Sekretariat Seleksi Pimpinan Baznas Provinsi Riau yang berada di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Surya mengatakan penggunaan SIMZAT menjadi salah satu perubahan penting dalam pelaksanaan seleksi tahun ini.

“Tahun sekarang melalui sistem aplikasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama yaitu SIMZAT, semua hasil dan nilai nantinya juga akan dikeluarkan melalui SIMZAT,” tutur Surya.

Penggunaan sistem terpusat tersebut diharapkan membuat proses seleksi lebih transparan dan akuntabel. Hasil maupun nilai peserta nantinya dapat diproses melalui sistem yang sama.

Seleksi Administrasi Mulai 16 September

Setelah pendaftaran ditutup pada 15 September 2026, panitia akan melanjutkan tahapan dengan pemeriksaan kelengkapan administrasi peserta.

Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung mulai 16 hingga 29 September 2026.

Panitia akan memeriksa dokumen dan memastikan setiap calon memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 2 Oktober 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos administrasi selanjutnya berhak mengikuti tahapan seleksi lanjutan.

Tahapan tersebut meliputi uji kompetensi, ujian tertulis menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), serta penulisan makalah.

Seluruh rangkaian pengujian kompetensi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan selama Oktober 2026.

Soal CAT Disiapkan Kemenag Pusat

Perubahan lain dalam seleksi pimpinan Baznas Riau tahun ini terdapat pada penyusunan materi ujian.

Jika pada periode sebelumnya materi ujian disusun oleh tim seleksi di daerah, pada seleksi periode 2026–2031 soal CAT disiapkan langsung oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat Kementerian Agama.

Artinya, proses pengujian kompetensi peserta semakin terintegrasi dengan sistem yang diterapkan pemerintah pusat.

Penggunaan SIMZAT juga mencakup proses penilaian peserta. Seluruh hasil dan nilai nantinya akan dikeluarkan melalui sistem tersebut.

Dengan mekanisme ini, proses seleksi diharapkan dapat berlangsung secara objektif sekaligus memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta yang memenuhi persyaratan.

Seleksi Ditargetkan Tuntas November

Tim seleksi juga diburu waktu untuk menyelesaikan seluruh tahapan pemilihan pimpinan Baznas Riau.

Setelah rangkaian seleksi pada Oktober selesai, proses penetapan nama calon pimpinan ditargetkan rampung pada November 2026.

Target tersebut disusun karena masa jabatan pimpinan Baznas Provinsi Riau saat ini akan berakhir pada 8 Desember 2026.

“Karena masa jabatan pimpinan Baznas berakhir 8 Desember 2026, targetnya pada November sudah selesai seleksi dan penetapan calon pimpinan,” kata Surya.

Dengan selesainya proses pada November, pelantikan pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 diharapkan dapat dilaksanakan oleh Gubernur Riau pada 8 Desember 2026.

Panitia masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi hingga 15 September mendatang.

Dengan lima posisi pimpinan yang tersedia, peserta harus melewati sejumlah tahapan sebelum ditetapkan sebagai pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031, mulai dari pemeriksaan administrasi, uji kompetensi, CAT hingga penulisan makalah. */(Wyu)

Terkini