Tol Pekanbaru–Sumbar Bakal Lewat Kuansing? Gubernur SF Hariyanto Sudah Bicara dengan Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:57:07 WIB
Ilustrasi tol. (dok.hk)

TELUK KUANTAN – Rencana jalan tol baru yang menghubungkan Pekanbaru dengan Sumatera Barat mulai diperjuangkan melalui Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Pemprov Riau bahkan sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait rencana tersebut.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengungkapkan, Pemprov Riau juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kedua daerah akan bersama-sama memperjuangkan konektivitas tol Pekanbaru–Sumbar melalui Kuansing.

Rencana tersebut disampaikan SF Hariyanto saat membuka Festival Pacu Jalur Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 di Astaka Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Rabu (19/8/2026).

“Saya sudah koordinasi dengan pemerintah pusat terkait jalan tol yang akan dibangun melewati Kuansing. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” kata SF Hariyanto.

“Kita perjuangkan bersama, bagaimana nantinya tol dari Pekanbaru bisa langsung menuju Sumatera Barat melalui Kuansing,” sambungnya.

Pernyataan tersebut membuka harapan baru bagi pembangunan konektivitas Riau dan Sumatera Barat. Terlebih, Kuansing berada pada jalur strategis yang berbatasan langsung dengan provinsi tetangga tersebut.

Namun, rencana itu masih dalam tahap perjuangan dan koordinasi. Belum ada penjelasan mengenai trase pasti, panjang jalan, kebutuhan anggaran maupun jadwal pembangunan tol Pekanbaru–Sumbar melalui Kuansing.

Meski demikian, SF Hariyanto menilai keberadaan jalan tol tersebut nantinya dapat memberikan dampak besar bagi perekonomian daerah.

Menurutnya, pembangunan tol bukan sekadar menyediakan jalan baru. Infrastruktur tersebut diharapkan membuka akses ekonomi baru, memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang antara Riau dan Sumatera Barat.

Akses transportasi yang semakin cepat juga berpotensi menarik investasi ke daerah-daerah yang dilewati.

Kuansing menjadi salah satu wilayah yang diharapkan mendapatkan dampak langsung. Selain memiliki potensi perdagangan dan ekonomi, kabupaten ini mempunyai kekuatan besar pada sektor budaya dan pariwisata.

Salah satunya Festival Pacu Jalur yang digelar setiap tahun di Sungai Kuantan. Festival tersebut kini masuk dalam Karisma Event Nusantara dan menjadi magnet bagi wisatawan.

SF Hariyanto berharap pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata bisa berjalan beriringan. Dengan akses yang semakin mudah, peluang mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Kuansing juga semakin besar.

“Ini bukan hanya soal jalan, tetapi bagaimana konektivitas ini nantinya membuka akses ekonomi dan pariwisata. Kuansing punya potensi besar dan harus kita dorong bersama,” tegas SF Hariyanto.

Muklisin: Peluang Besar bagi Kuansing

Plt Bupati Kuantan Singingi Muklisin menyambut positif rencana tol Pekanbaru–Sumbar yang diperjuangkan melewati wilayahnya.

Menurut Muklisin, kehadiran jalan tol akan menjadi peluang besar bagi Kuansing. Waktu tempuh perjalanan berpotensi semakin singkat dan akses menuju daerah tersebut menjadi lebih mudah.

Dampaknya diharapkan tidak berhenti pada sektor transportasi. Tol juga berpotensi mendorong masuknya investasi, meningkatkan perdagangan hingga memperkuat pariwisata.

“Kalau tol Pekanbaru menuju Sumbar melewati Kuansing terealisasi, ini akan menjadi peluang besar bagi daerah kita. Konektivitas akan semakin terbuka, investasi bergerak, pariwisata berkembang dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” kata Muklisin.

Pemkab Kuansing pun menyatakan siap mendukung perjuangan tersebut. Koordinasi dengan Pemprov Riau dan pemerintah pusat akan dilakukan dalam setiap tahapan yang diperlukan.

Muklisin berharap rencana pembangunan tol itu terus dikawal hingga dapat diwujudkan.

Jika terealisasi, jalan tol Pekanbaru–Sumbar melalui Kuansing berpotensi mengubah posisi daerah tersebut dalam konektivitas regional.

Kuansing tidak lagi hanya menjadi daerah lintasan antara Riau dan Sumatera Barat. Kabupaten ini berpeluang berkembang menjadi simpul baru perdagangan, investasi dan pariwisata.

Konektivitas yang lebih cepat juga berpotensi memperluas pasar bagi produk masyarakat dan UMKM sekaligus mempermudah wisatawan datang ke Kuansing.

Festival Pacu Jalur sebagai ikon budaya Kuansing pun berpeluang mendapat keuntungan dari akses transportasi yang semakin terbuka.

Karena itu, rencana tol Pekanbaru–Sumbar melalui Kuansing kini menjadi salah satu proyek konektivitas yang diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi perekonomian masyarakat di kedua provinsi. */(Wyu)

Terkini