Bakat Teknologi Sejak Dini, Bocah SD di Pekanbaru Punya Kemampuan Merakit Komputer

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:47:17 WIB

SELARASRIAU.COM, PEKANBARU - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kisah inspiratif datang dari seorang bocah sekolah dasar di Kota Pekanbaru, Riau. Di usianya yang masih belia, Daffa Lutfi Ghosan telah memiliki kemampuan merakit personal computer (PC) secara mandiri.

Siswa kelas VI SD IT Future Islam School Pekanbaru tersebut mampu merakit PC bukan karena mengikuti kursus khusus. Kemampuannya berawal dari rasa penasaran terhadap dunia teknologi yang kemudian berkembang menjadi kegemaran dan keterampilan.

Ada cerita menarik di balik PC rakitan milik Daffa. Komponen demi komponen dikumpulkannya menggunakan uang jajan sendiri.

Selama kurang lebih satu tahun, Daffa menyisihkan sebagian uang jajannya hingga akhirnya cukup untuk membeli berbagai perangkat yang dibutuhkan untuk merakit komputer.

Bagi sebagian anak, uang jajan mungkin digunakan untuk membeli makanan atau memenuhi keinginan sesaat. Namun, Daffa memilih cara berbeda dengan menjadikan sebagian uang jajannya sebagai modal untuk mewujudkan rasa ingin tahunya terhadap teknologi.

Tidak berhenti mengumpulkan komponen, Daffa juga belajar secara otodidak. Video tutorial di YouTube menjadi salah satu sumber belajarnya untuk mengenal berbagai komponen komputer, memahami fungsi masing-masing perangkat, hingga mempelajari cara merakitnya agar dapat bekerja menjadi satu kesatuan.

Pelan-pelan, rasa penasaran tersebut berubah menjadi keterampilan.

Daffa mulai mengenali berbagai komponen komputer, mempelajari cara pemasangannya, kemudian mencoba merakit sendiri. Proses tersebut membutuhkan ketelitian sekaligus keberanian untuk mencoba.

Hasilnya, sebuah PC rakitan berhasil diwujudkan.

Kemampuan Daffa kemudian menarik perhatian sejumlah wartawan yang datang langsung ke sekolah. Dengan penuh percaya diri, ia memperlihatkan komputer hasil rakitannya sekaligus menjelaskan sejumlah komponen yang digunakannya.

Di balik tubuh kecilnya, terlihat semangat besar ketika Daffa berbicara mengenai komputer.

Ia bukan hanya tertarik menggunakan teknologi, tetapi juga ingin memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja.

Daffa pun masih ingin terus belajar dan mengembangkan kemampuannya di bidang teknologi.

Ketertarikannya terhadap dunia informatika ternyata bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba.

Guru Informatika SD IT Future Islam School, Habil Maulana, mengatakan ketertarikan tersebut sudah terlihat sejak Daffa pertama kali menjadi siswa di sekolah tersebut.

"Dari awal masuk menjadi siswa di sini, ketertarikannya terhadap Informatika sudah terlihat,” kata Habil Maulana, Rabu (12/8/2026).

Menurut Habil, ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi kemampuan yang terus diasah Daffa melalui proses belajar secara mandiri.

Baginya, apa yang dilakukan Daffa merupakan contoh bahwa teknologi dapat menjadi ruang belajar yang luas bagi anak-anak, selama digunakan dengan cara yang positif.

Semangat belajar tersebut, kata Habil, perlu terus mendapatkan dukungan dari sekolah maupun keluarga.

Ia berharap kisah Daffa dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berani mempelajari dan menciptakan sesuatu melalui teknologi.

Sebab, inovasi tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang, ia tumbuh dari rasa penasaran seorang anak. *(dep)

Terkini