Tiga Opsi Pengganti Tugu Zapin Riau Dikaji, Tanjak, Lancang Kuning, atau Titik Nol Pekanbaru

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:03:44 WIB

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mulai mengkaji pengganti Tugu Zapin di Bundaran Jalan Jenderal Sudirman, depan Kantor Gubernur Riau. Ada tiga konsep yang masuk dalam pembahasan.

Ketiga konsep itu ialah Tugu Tanjak, Tugu Lancang Kuning, dan Tugu Titik Nol Pekanbaru. Seluruh usulan muncul dari hasil diskusi bersama berbagai pihak.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi, mengatakan pembahasan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Forum itu melibatkan akademisi, tokoh adat, arsitek, dan konsultan independen.

"Dari hasil diskusi tersebut, ada tiga konsep yang mengemuka, yakni tugu berbentuk tanjak, Tugu Lancang Kuning, dan Tugu Titik Nol Pekanbaru. Seluruhnya merupakan masukan dari berbagai pihak yang kami himpun sebagai bahan pertimbangan," kata Zulfahmi, Rabu (8/7/2026).

FGD diikuti perwakilan Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Lancang Kuning, Lembaga Adat Melayu Riau, Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Riau, serta konsultan independen.

Menurut Zulfahmi, seluruh masukan akan menjadi bahan penyusunan konsep akhir. Ikon yang dipilih harus mencerminkan identitas budaya Melayu Riau.

Selain bentuk tugu, peserta juga membahas makna dan filosofi setiap ikon. Tujuannya agar monumen baru memiliki nilai sejarah, budaya, dan edukasi.

"Berbagai pandangan kami tampung sebagai bahan kajian. Tujuannya agar ikon yang dibangun benar-benar mencerminkan jati diri Riau," ujarnya.

Ia menegaskan, belum ada keputusan mengenai konsep yang akan dipilih. Semua hasil kajian masih akan dilaporkan kepada Gubernur Riau.

"Nanti seluruh hasil kajian kami laporkan kepada Bapak Gubernur. Keputusan akhirnya tentu akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk aspirasi masyarakat," jelasnya.

Tugu yang berdiri saat ini dikenal masyarakat sebagai Tugu Zapin. Ikon itu dibangun sebagai simbol seni tari zapin yang menjadi bagian budaya Melayu Riau. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi tugu mengalami kerusakan. Sejumlah bagian ornamennya juga hilang akibat aksi pencurian.

Pemprov Riau kini menyiapkan desain dan Detail Engineering Design (DED). Jika seluruh tahapan selesai sesuai rencana, pembangunan ikon baru ditargetkan dimulai pada 2027.

"Tahun ini kami fokus menyelesaikan desain dan DED terlebih dahulu. Setelah itu baru dilanjutkan ke tahap pembangunan fisik sesuai perencanaan," tutup Zulfahmi. (***)

Terkini