Detik-detik IRT di Inhil Diterkam Buaya Saat Mandi, Suami Terjun Bertaruh Nyawa Selamatkan Istri

Senin, 29 Juni 2026 | 21:58:34 WIB
illustrsi. (ist)

Suasana tenang di tepian Sungai Soren, Indragiri Hilir, berubah menjadi kepanikan ketika seekor buaya muara tiba-tiba menerkam seorang ibu rumah tangga yang sedang mandi. Korban nyaris diseret ke tengah sungai sebelum akhirnya berhasil diselamatkan sang suami yang nekat melompat ke air dan melawan predator tersebut dengan tangan kosong.

INDRAGIRI HILIR – Konflik antara manusia dan satwa liar kembali memakan korban di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Seorang ibu rumah tangga (IRT) mengalami luka serius setelah diterkam seekor buaya muara saat mandi di sungai belakang rumahnya, Ahad (28/6/2026) sore.

Korban diketahui bernama Aisah (32), warga Parit Muara Lembu, pesisir Sungai Soren, Kecamatan Gaung. Saat kejadian sekitar pukul 17.00 WIB, Aisah sedang mandi di tepian sungai bersama anaknya tanpa menyadari bahaya yang mengintai dari dalam air.

Suasana yang semula tenang mendadak berubah mencekam. Seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dari permukaan sungai dan langsung menerkam kaki kiri korban. Dalam hitungan detik, predator tersebut menggigit kuat kaki Aisah dan berusaha menyeret tubuhnya ke tengah sungai.

Korban berteriak histeris menahan sakit, sementara sang anak yang menyaksikan kejadian itu panik dan berteriak meminta pertolongan kepada ayahnya.

Teriakan tersebut didengar sang suami, Ujang, yang langsung berlari menuju belakang rumah. Pemandangan yang dilihatnya membuatnya tak berpikir panjang. Melihat istrinya berada di mulut buaya dan hampir terseret ke sungai, ia langsung melompat ke air demi menyelamatkan nyawa sang istri.

Dengan keberanian yang luar biasa, Ujang berusaha melawan buaya menggunakan tangan kosong. Dalam kondisi penuh adrenalin, ia menyerang bagian mata buaya hingga hewan tersebut akhirnya melepaskan gigitannya.

"Ketika mendengar ada yang minta tolong, saya langsung berlari ke belakang dan melihat istri saya sudah digigit buaya. Dalam kondisi yang sangat genting itu, saya langsung terjun ke sungai dan menusuk mata buaya tersebut menggunakan tangan kosong hingga akhirnya hewan buas itu kesakitan lalu melepaskan gigitannya. Alhamdulillah, istri saya berhasil saya selamatkan," ujar Ujang dengan suara bergetar.

Meski berhasil lolos dari maut, Aisah mengalami luka gigitan yang cukup parah di kedua kakinya. Warga yang datang membantu kemudian mengevakuasi korban sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora melalui Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk membantu proses evakuasi korban.

"Kami membenarkan adanya peristiwa penyerangan buaya terhadap seorang warga di Kecamatan Gaung. Korban telah dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan akibat luka robek yang dideritanya," kata AKP Edi Dalianto.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta mengurangi aktivitas di tepian sungai, terutama pada pagi dan sore hari yang merupakan waktu aktif buaya mencari mangsa.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Kehadiran buaya di wilayah ini harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak kembali memakan korban," pungkasnya. (***)

Terkini