PEKANBARU – Sapi milik peternak muda asal Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Franto Kukuh Sulahirio atau Rio, terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk Provinsi Riau pada Hari Raya Iduladha 2026.
Sapi jantan jenis Simental bernama Si Bule itu memiliki bobot mencapai 1 ton 13 kilogram. Bobot tersebut menjadikannya sebagai sapi kurban terbesar di Riau tahun ini.
Rio mengatakan, Si Bule telah dirawat selama sekitar tiga tahun sejak masih berusia satu tahun. Selama itu, ia menerapkan perawatan khusus agar sapi tetap sehat dan tumbuh maksimal.
“Perawatannya memang beda dengan sapi biasa. Harus dijaga makanannya, kebersihannya, dan kesehatannya setiap hari,” kata Rio, Minggu (24/5/2026).
Untuk pakan, Si Bule tidak hanya diberi rumput, tetapi juga tambahan konsentrat, limbah tahu, limbah ubi, vitamin, hingga jamu racikan tradisional agar kondisi tubuhnya tetap prima.
Selain itu, Si Bule rutin dimandikan dua kali sehari karena tidak tahan cuaca panas. Rio juga memasang kipas angin di sekitar kandang agar suhu tetap sejuk dan sapi tidak stres.
“Kami jaga supaya dia tetap nyaman. Kalau kondisi sapi bagus, pertumbuhannya juga maksimal,” ujarnya.
Menjelang pengiriman untuk kurban Presiden, Rio memperketat pengawasan di kandang. Pengunjung yang datang dibatasi dan wajib disemprot disinfektan sebelum mendekat ke area kandang untuk mencegah penularan penyakit.
Menurut Rio, perhatian masyarakat terhadap Si Bule meningkat sejak sapi tersebut diumumkan menjadi bantuan kurban Presiden untuk Provinsi Riau. Warga berdatangan ke kandang hanya untuk melihat langsung sapi jumbo tersebut.
Meski banyak yang ingin melihat dari dekat, Rio mengaku tetap mengutamakan kesehatan sapi sampai hari pengiriman tiba.
“Sekarang memang lebih dijaga karena masih tanggung jawab kami sampai nanti dikirim,” katanya.
Rio mengaku bangga karena sapi yang dirawatnya selama bertahun-tahun akhirnya dipercaya mewakili Provinsi Riau sebagai hewan kurban bantuan Presiden RI.
“Alhamdulillah, saya bangga sekali. Tidak menyangka sapi yang kami rawat bisa terpilih untuk bantuan Presiden,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan sapi bantuan Presiden untuk Provinsi Riau akan diserahkan ke Mushalla Rumah Suluk Syekh Oesman Syahabuddin di Kabupaten Rokan Hilir.
Pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Provinsi Riau menerima 14 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI. Bantuan tersebut dibagikan untuk 12 kabupaten/kota, satu ekor untuk tokoh masyarakat, dan satu ekor untuk tingkat provinsi. (***)