Jalan Baru di Depan Purna MTQ Pekanbaru Hampir Rampung, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Kamis, 15 Januari 2026 | 08:13:07 WIB

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat penyelesaian pembangunan ruas jalan baru yang menghubungkan Jalan Arifin Achmad dengan Jalan Jenderal Sudirman. Jalan yang dikenal dengan nama Simpang Sebidang Bandar Serai ini ditargetkan sudah bisa digunakan secara penuh pada tahun 2026.

Pembangunan jalan tersebut berada tepat di depan kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai), orang Peanbaru lebih mengenal dengan sebutan Kompleks Purna MTQ. Lokasi ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu titik rawan macet, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan progres fisik proyek saat ini sudah memasuki tahap akhir. Dalam waktu dekat, Pemko akan mulai melakukan pengaspalan badan jalan yang sebelumnya telah dirampungkan pengerjaannya.

“Secara fisik sudah hampir selesai. Dalam waktu dekat akan kita aspal, setelah itu baru kita uji coba sebelum benar-benar dibuka untuk umum,” ujar politisi partai demokra ini, Rabu (14/1/2026).

Menurut Agung, jalan tersebut tidak akan langsung dibuka sepenuhnya setelah pengaspalan. Pemerintah akan menerapkan pembukaan bertahap atau masa uji coba (running in) untuk memastikan keamanan pengguna jalan serta kekuatan konstruksi.

“Kita ingin memastikan jalannya aman dan masyarakat juga bisa beradaptasi dengan pola lalu lintas yang baru. Setelah semuanya siap, baru dibuka penuh,” jelas mantan pimpinan DPRD Riau ini.

Solusi Mengurai Kemacetan

Simpang sebidang ini dibangun sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan yang selama ini sering terjadi di kawasan Arifin Achmad dan Sudirman. Dengan adanya jalur potong ini, kendaraan dari arah Arifin Achmad menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II atau kawasan Marpoyan Damai tidak perlu lagi memutar jauh.

Pengendara kini dapat langsung berbelok menuju Jalan Sudirman, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat dan arus lalu lintas lebih lancar.

Dinas Perhubungan Pekanbaru sebelumnya juga menyebutkan bahwa kawasan ini termasuk simpul lalu lintas padat, karena menjadi pertemuan kendaraan dari pusat kota, perkantoran, hingga akses menuju bandara.

Warga Sambut Positif

Pembangunan jalan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga berharap simpang sebidang ini benar-benar bisa menjadi solusi jangka panjang.

Rizal (38), warga Kecamatan Marpoyan Damai, mengaku sering terjebak macet saat melintas di kawasan tersebut.

“Kalau jam sibuk, bisa habis waktu 15 sampai 20 menit cuma di sini. Kalau jalan ini dibuka, pasti sangat membantu,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Siti Aminah (42), warga Arifin Achmad. Menurutnya, keberadaan jalan baru ini akan memudahkan akses ke berbagai arah.

“Selama ini harus mutar jauh. Mudah-mudahan nanti lebih tertib dan tidak tambah macet,” ujarnya.

Jadi Ikon Baru Kota

Selain fungsi transportasi, Pemko Pekanbaru juga menata kawasan depan Bandar Serai agar tampil lebih rapi dan modern. Area tersebut direncanakan menjadi ikon baru kota, tanpa menghilangkan fungsi ruang publik yang sebelumnya ada.

“Kawasan ini kita tata supaya tetap indah, nyaman, dan menjadi kebanggaan warga Pekanbaru,” kata Agung.

Dengan rampungnya proyek ini, Pemko Pekanbaru berharap mobilitas warga semakin lancar, waktu tempuh perjalanan berkurang, serta wajah kota menjadi lebih tertata. Kini, masyarakat tinggal menunggu realisasi pembukaan penuh jalan yang sudah lama dinantikan tersebut. (Wyu)

Terkini