PEKANBARU – Arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menunjukkan dinamika tinggi di seluruh jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Hingga periode 27 Desember 2025, lonjakan kendaraan masih terjadi di banyak ruas tol, termasuk ruas yang melewati wilayah Riau.
Data terbaru dari PT Hutama Karya (Persero) mencatat total 140.478 kendaraan melintasi ruas tol yang telah beroperasi, meningkat 45,58% dibandingkan trafik normal. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa mobilitas masyarakat masih tinggi setelah puncak arus mudik beberapa hari sebelumnya.
Berikut rekap jumlah kendaraan di setiap ruas tol yang sudah beroperasi per 27 Desember 2025 :
Ruas Tol di Riau
Tol Pekanbaru – Dumai (Permai): 18.570 kendaraan — naik 19,83%
Ruas vital untuk pergerakan masyarakat Pantura Riau dan arus balik ke Pekanbaru.
Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 8.851 kendaraan — naik 45,53%
Penghubung penting antarwilayah Kabupaten Kampar dan akses ke Ibu Kota Provinsi.
Ruas Tol di Luar Riau (Nasional)
Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka): 16.595 kendaraan — naik 23,17%
Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu): 16.835 kendaraan — naik 25,33%
Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino): 8.396 kendaraan — naik 65,37%
Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba): 2.911 kendaraan — naik 34,64%
Tol Indrapura – Kisaran: 13.671 kendaraan — naik 42,78%
Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak): 35.989 kendaraan — naik 96,45%
Tol Binjai – Pangkalan Brandan: 12.607 kendaraan — naik 31,80%
Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam): 6.053 kendaraan — naik 82,70%
Tol Padang – Sicincin: 1.965 kendaraan — turun 45,63% Penurunan akibat konektivitas terputus menuju Bukittinggi.
Ruas Fungsional yang Masih Layani Arus Balik
Selain ruas tol penuh operasi, beberapa ruas tol fungsional juga mencatat volume kendaraan signifikan:
Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji): 1.868 kendaraan
Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai): 2.742 kendaraan
Arus Balik di Riau: Situasi, Penyebab & Perkiraan
Riau menjadi salah satu provinsi dengan trafik tol yang terus tinggi karena:
- Kepadatan mobilitas dari Dumai dan kabupaten di sekitarnya menuju Pekanbaru.
- Tren masyarakat kembali lebih awal ke aktivitas kerja dan sekolah sebelum Tahun Baru.
- Konektivitas tol yang semakin baik mempermudah perjalanan antarkota.
Meski angka meningkat, arus lalu lintas masih terpantau lancar dan terkendali pada sebagian besar waktu, berkat kesiapan petugas, sarana pendukung, dan koordinasi antarinstansi.
Tips & Imbauan Penting untuk Pemudik
Agar perjalanan arus balik Anda tetap aman dan nyaman, berikut tips penting:
Sebelum Berangkat
? Periksa kondisi kendaraan (ban, rem, oli, aki, lampu)
? Pastikan saldo uang elektronik mencukupi
? Rencanakan jam keberangkatan untuk menghindari puncak arus
Saat di Tol
? Utamakan keselamatan, tidak terburu-buru
? Jika mengantuk, segera istirahat di rest area terdekat
? Patuhi rambu lalu lintas dan petunjuk petugas
Pantau Lalu Lintas Real-Time
???? Ikuti akun resmi @hutamakaryatollroad di semua media sosial
???? Unduh HK Toll Apps untuk informasi terkini – mulai dari kondisi jalan, call center ruas tol, hingga layanan darurat.
Arus balik Nataru 2025/2026 menunjukkan tren meningkat di hampir seluruh tol Trans Sumatera, termasuk di Riau. Meski angka trafik tinggi, perjalanan masih aman dengan pengaturan lalu lintas yang baik.
Bagi pemudik, perencanaan matang, kesiapan fisik dan kendaraan, serta disiplin berlalu lintas adalah kunci agar kembali ke rutinitas tanpa kendala dan tetap selamat sampai tujuan./(***)