Air Terjun Pulo Simo, Pesona Alam Tersembunyi di Perbatasan Riau–Sumbar

Sabtu, 27 Desember 2025 | 15:58:08 WIB
Air terjun Pulo Simo di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, tepat di jalur lintas Riau–Sumatera Barat./(ist)

KAMPAR – Kabupaten Kampar, Riau, dikenal memiliki banyak destinasi wisata alam yang masih asri dan belum terlalu ramai. Salah satunya adalah Air Terjun Pulo Simo, sebuah wisata alam yang menawarkan kesejukan, keindahan, sekaligus ketenangan di tengah rimbunnya hutan tropis.

Air terjun ini berada di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, tepat di jalur lintas Riau–Sumatera Barat. Lokasinya cukup strategis karena hanya sekitar 2,5 hingga 3 jam perjalanan dari Pekanbaru, dan sekitar 3 kilometer sebelum gerbang perbatasan Riau–Sumbar.

Meski berada di jalur utama, Air Terjun Pulo Simo tetap terasa seperti “permata tersembunyi” karena suasananya yang alami dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Air Terjun Jernih dengan Kolam Alam yang Menggoda

Air Terjun Pulo Simo memiliki ketinggian sekitar 12 meter. Airnya mengalir deras dari tebing batu dan jatuh ke sebuah kolam alami berwarna kehijauan yang jernih. 

Kedalaman kolam bervariasi, mulai dari dua hingga lima meter, sehingga cukup aman untuk berenang, selama pengunjung tetap berhati-hati.

Suara gemuruh air yang jatuh berpadu dengan kicauan burung dan semilir angin hutan menciptakan suasana yang menenangkan. Tak heran, banyak pengunjung datang bukan hanya untuk bermain air, tetapi juga sekadar duduk santai melepas penat.

Bagi pencinta adrenalin, beberapa pengunjung bahkan mencoba melompat dari tebing rendah ke kolam, meski tetap disarankan untuk mengutamakan keselamatan.

Akses Mudah, Tantangan Kecil Menuju Keindahan

Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 200 hingga 300 meter dari area parkir. Jalurnya berupa turunan bukit yang cukup curam, namun sudah dilengkapi pagar kayu di beberapa titik untuk membantu pengunjung.

Meski sedikit menguras tenaga, perjalanan singkat ini justru menjadi bagian dari pengalaman. Sepanjang jalan, pengunjung disuguhi pemandangan hutan yang hijau dan udara yang sejuk.

Tiket Murah dan Fasilitas Sederhana

Untuk menikmati keindahan Air Terjun Pulo Simo, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Tiket masuk berkisar antara Rp5.000 hingga Rp15.000 per orang. Biaya parkir kendaraan juga relatif terjangkau.

Di sekitar lokasi tersedia fasilitas dasar, seperti:

- Area parkir

- Warung kecil 

- Gubuk atau tempat duduk

 - Tempat ganti pakaian sederhana

Meski fasilitas belum lengkap seperti destinasi wisata besar, kondisi ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan alam yang masih alami.

Cocok untuk Wisata Keluarga hingga Anak Muda

Air Terjun Pulo Simo cocok dikunjungi oleh berbagai kalangan, mulai dari keluarga, komunitas pecinta alam, hingga anak muda yang gemar berburu foto estetik. Banyak sudut menarik yang bisa dijadikan latar foto, mulai dari tebing air terjun, kolam alami, hingga hijaunya pepohonan di sekelilingnya.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hingga siang hari, terutama saat musim kemarau, karena air lebih jernih dan jalur trekking tidak licin.

Potensi Wisata yang Terus Berkembang

Air Terjun Pulo Simo kini menjadi salah satu ikon wisata alam Kabupaten Kampar. Selain berpotensi meningkatkan kunjungan wisata, keberadaan objek ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, mulai dari parkir, warung, hingga jasa lokal lainnya.

Dengan pengelolaan yang baik dan tetap menjaga kelestarian alam, Air Terjun Pulo Simo diyakini bisa menjadi destinasi unggulan Riau yang dikenal lebih luas.

Bagi wisatawan yang mencari tempat liburan alami, sejuk, dan ramah di kantong, Air Terjun Pulo Simo layak masuk dalam daftar kunjungan. Perpaduan air terjun yang indah, suasana hutan yang asri, serta keramahan masyarakat lokal menjadikan tempat ini destinasi wisata yang sederhana namun berkesan.***(Wyu)

Terkini