BMKG Ingatkan Puncak Musim Hujan di Riau, Sejumlah Daerah Berpotensi Curah Hujan di Atas Normal saat Nataru

Ahad, 21 Desember 2025 | 16:12:39 WIB

PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memaparkan kondisi cuaca dan iklim terkini di Provinsi Riau dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Riau terkait persiapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kamis (18/12/2025).

Dalam pemaparannya, BMKG menyebutkan bahwa saat ini terpantau adanya Badai Tropis Bakung di Samudera Hindia, sebelah barat Pulau Sumatera. Namun, badai tropis tersebut dipastikan tidak berdampak langsung terhadap peningkatan curah hujan di Provinsi Riau.

Meski demikian, BMKG mengungkapkan adanya pengaruh dinamika iklim global yang tetap perlu diwaspadai. Indeks Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase negatif dengan nilai -0,73. Kondisi ini menandakan adanya penambahan massa udara dan potensi peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah pantai barat Sumatera.

Sementara itu, fenomena El Nino–Southern Oscillation (ENSO) tercatat pada angka -0,41 yang menunjukkan kondisi La Nina lemah, dan diperkirakan akan bertahan hingga awal tahun 2026.

BMKG menegaskan bahwa periode Desember hingga Januari merupakan puncak musim hujan di wilayah Riau. Pada periode tersebut, sejumlah daerah diprakirakan berpotensi mengalami curah hujan di atas normal, sehingga perlu menjadi perhatian serius dalam rangkaian persiapan Nataru.

Wilayah yang diperkirakan mengalami peningkatan curah hujan meliputi Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, serta Kabupaten Indragiri Hilir.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, dan longsor, terutama di daerah rawan. Kesiapsiagaan lintas sektor dinilai penting agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman dan lancar. (dil)

Tags

Terkini