PEKANBARU - Suasana di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, mendadak berubah mencekam pada Jumat sore (21/11/2025).
Angin berputar kencang datang tanpa peringatan. Warga hanya bisa terpaku melihat atap rumah mereka terangkat dan beterbangan dibawa angin puting beliung.
Salah satu warga terlihat berdiri di depan rumahnya, memandangi rangka atap yang tersisa.
“Tiba-tiba angin datang kencang sekali. Kami hanya bisa masuk ke dalam rumah dan berdoa,” kata seorang warga dengan nada masih terkejut.
BPBD Kota Pekanbaru mencatat ada sembilan kepala keluarga (KK) terdampak. Sebaran kerusakan berada di tiga titik berbeda: enam KK di Jalan Bata Ujung RT 05 RW 14, satu KK di Jalan Bata RT 02 RW 14, dan dua KK di Jalan Rama Kasih RT 04 RW 13. Beruntung, tidak ada korban jiwa.
“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana itu. Tim sudah turun ke lokasi dan memantau kondisi di lapangan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, Sabtu (22/11/2025).
Kerusakan kategori ringan terjadi pada bagian atap rumah warga, terutama seng yang terlepas dan terangkat angin.
Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyalurkan bantuan sembako untuk membantu kebutuhan warga. Paket bantuan berisi mi instan, minyak goreng, sarden, biskuit, teh celup hingga gula.
BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk proses rehabilitasi rumah yang terdampak.
“Nilai kerusakan nanti akan dinilai oleh dinas teknis,” tambah Iwa.
Warga berharap kejadian serupa tidak terulang, terutama di tengah cuaca ekstrem yang belakangan melanda Pekanbaru. (***)