Vivo X300 dan iQOO 15 sama-sama masuk segmen flagship 2026, tapi menempuh jalur berbeda: X300 mengandalkan kamera utama 200 MP ZEISS, sementara iQOO 15 membawa baterai 7.000 mAh dan layar 144 Hz. Selisih harga keduanya mencapai Rp 1 juta, dengan iQOO 15 lebih murah di posisi awal. Pilihan akhirnya bergantung pada kebiasaan pakai, bukan sekadar angka spesifikasi tertinggi.
Vivo X300 dan iQOO 15 bersaing di kelas atas dengan karakter yang bertolak belakang. Vivo X300 menonjol lewat kamera 200 MP ZEISS dan bodi ringkas, sedangkan iQOO 15 menawarkan layar luas, performa gaming, serta baterai berkapasitas besar.
Dua perangkat ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16 dan sama-sama memakai RAM LPDDR5X dengan penyimpanan UFS 4.1. Fondasi perangkat kerasnya setara, jadi yang perlu ditimbang adalah prioritas penggunaan.
Spesifikasi Utama Vivo X300 dan iQOO 15
- Vivo X300: layar AMOLED 6,31 inci 2640 x 1216 piksel, refresh rate 120 Hz, bobot sekitar 190 gram, chipset MediaTek Dimensity 9500 3 nm, baterai 6.040 mAh, pengisian kabel 90 W plus nirkabel.
- iQOO 15: layar AMOLED 6,85 inci 3168 x 1440 piksel, refresh rate 144 Hz, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 3 nm dengan pendingin 8K VC, baterai 7.000 mAh, pengisian kabel 100 W dan nirkabel 40 W.
Kamera: Vivo X300 Unggul di Angka Megapiksel
Vivo X300 membawa kamera utama 200 MP ZEISS dengan OIS, ditemani telefoto 50 MP, ultrawide 50 MP, dan kamera depan 50 MP. Resolusi tinggi memberi ruang lebih besar untuk memotong gambar tanpa kehilangan banyak detail.
Konfigurasi itu berguna bagi pengguna yang rutin membuat konten, memotret perjalanan, atau mengambil gambar dari berbagai sudut pandang. Kamera depan 50 MP juga menempatkan X300 lebih tinggi dari iQOO 15 di sektor selfie.
iQOO 15 mengandalkan tiga kamera belakang dengan kamera utama 50 MP dan telefoto 50 MP, plus kamera depan 32 MP. Untuk fotografi sehari-hari spesifikasi ini memadai, hanya saja bukan area yang paling diunggulkan iQOO.
Layar dan Desain: Ringkas Melawan Luas
Panel 6,31 inci milik Vivo X300 lebih nyaman digenggam satu tangan dan dibawa bepergian. Bobot 190 gram membuatnya tidak membebani kantong saat dipakai dalam waktu lama.
iQOO 15 memilih layar 6,85 inci beresolusi 3168 x 1440 piksel dengan refresh rate 144 Hz. Ukuran lega ini terasa saat menonton video, membaca, atau bermain game dengan tampilan visual lebih luas.
Performa dan Baterai: Keunggulan iQOO 15 untuk Gaming
Snapdragon 8 Elite Gen 5 3 nm dipadukan sistem pendingin 8K VC menjadi kombinasi yang dirancang untuk beban berat, termasuk game dengan pengaturan grafis tinggi. Layar 144 Hz menambah responsivitas di game kompetitif yang mendukung refresh rate tinggi.
Vivo X300 memakai MediaTek Dimensity 9500 3 nm. Chipset ini diarahkan untuk multitasking, aplikasi berat, serta pemrosesan foto dan video. Untuk penggunaan harian campuran, keduanya sama-sama bertenaga.
Baterai menjadi pembeda paling konkret. iQOO 15 memasang sel 7.000 mAh dengan pengisian kabel 100 W dan nirkabel 40 W, cocok bagi pengguna yang sering bermain game atau menjalankan banyak aplikasi sepanjang hari.
Vivo X300 dibekali baterai 6.040 mAh dengan pengisian cepat 90 W dan dukungan nirkabel. Kapasitasnya tetap besar, terutama untuk ukuran bodi yang lebih ringkas.
Harga dan Selisih Rp 1 Juta
iQOO 15 memiliki harga awal sekitar Rp 1 juta lebih murah dibanding Vivo X300. Dengan banderol tersebut, pembeli sudah mendapat Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar 144 Hz, dan baterai 7.000 mAh.
Vivo X300 tetap punya alasan kuat di sisi lain: kamera utama 200 MP ZEISS, kamera depan 50 MP, dan desain ringkas. Bagi pengguna yang mengutamakan fotografi dan produktivitas, selisih harga itu bisa dianggap sepadan.
Siapa Cocok Memilih yang Mana
Vivo X300 lebih masuk akal untuk kreator konten, penggemar fotografi, dan pengguna yang ingin ponsel flagship tanpa bodi besar. iQOO 15 menyasar gamer serta pengguna yang butuh layar luas dan daya tahan baterai panjang.
Keduanya menawarkan pengalaman kelas flagship. Keputusan terbaik tetap mengikuti kebutuhan dan anggaran, bukan sekadar mengejar angka spesifikasi tertinggi di lembar spesifikasi.