Amazon dan Tata Motors Sepakati 3.000 Truk Listrik untuk Logistik India

Sabtu, 07 November 2026 | 10:06:01 WIB
Amazon dan Tata Motors menandatangani kesepakatan pengadaan 3.000 truk listrik untuk jaringan distribusi di India.

Amazon dan Tata Motors menandatangani kesepakatan pengadaan 3.000 truk listrik untuk jaringan distribusi di India, menjadikannya armada truk listrik terbesar yang pernah dioperasikan di negara tersebut. Langkah ini memperluas program elektrifikasi Amazon di India yang sebelumnya terbatas pada kendaraan pengiriman jarak pendek. Pengiriman unit akan dimulai dengan rute antarkota sebelum merambah koridor logistik utama India.

Kesepakatan antara Amazon dan Tata Motors diumumkan dengan dukungan pemerintah India melalui program PM E-DRIVE. Menteri Perindustrian Berat dan Baja India, H.D. Kumaraswamy, menyebut kolaborasi kedua perusahaan sebagai contoh nyata bagaimana permintaan dari jaringan logistik nasional bertemu dengan truk listrik yang diproduksi di dalam negeri.

"India is accelerating towards electric mobility and the realization of Viksit Bharat 2047," kata Kumaraswamy dalam pernyataan resmi yang dikutip dari pengumuman perusahaan. Ia menambahkan pemerintah akan terus mendukung transisi ini melalui PM E-DRIVE.

Tata Ultra E.7 Jadi Tulang Punggung Armada

Truk yang akan dioperasikan Amazon merupakan varian dari Tata Ultra E.7, kendaraan niaga tipe straight truck dengan bobot 7,5 ton. Unit ini mengandalkan motor listrik berdaya 240 kW atau setara 320 hp, disuplai dari paket baterai LFP berkapasitas 96 kWh.

Pabrikan mengklaim jarak tempuh hingga 130 km dalam kondisi bermuatan penuh. Pengisian daya cepat DC disiapkan agar truk bisa kembali beroperasi di sela-sela pengiriman. Armada ini akan melayani perpindahan barang antar fasilitas gudang, melintasi kawasan perkotaan dan koridor logistik nasional India.

Target Netral Karbon Amazon pada 2040

Wakil Presiden Operasi Amazon untuk kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, dan Turki, Abhinav Singh, menyatakan elektrifikasi jaringan logistik menjadi bagian penting dari target perusahaan mencapai emisi karbon netral pada 2040. Amazon mengklaim telah mengoperasikan lebih dari 15.000 kendaraan listrik di lebih dari 500 kota di India.

"We have made significant progress in India, with more than 15,000 electric vehicles operating across 500-plus cities," ujar Singh. Ia menyebut kemitraan dengan Tata Motors sebagai langkah menuju skala truk listrik yang lebih besar, dimulai dari operasi dalam kota lalu meluas ke koridor barang utama.

Dampak ke Pasar Truk Listrik India

Pengadaan 3.000 unit ini menambah secara signifikan populasi truk listrik yang beroperasi di India. Skala tersebut juga memberi sinyal permintaan jangka panjang bagi produsen lokal untuk mengembangkan kendaraan niaga listrik, bukan hanya kendaraan penumpang dan sepeda motor listrik.

Bagi Amazon, langkah ini menyasar segmen yang lebih sulit didekarbonisasi dibanding kendaraan pengiriman jarak pendek. Truk barang menengah menempuh rute lebih panjang dengan beban lebih berat, sehingga kebutuhan akan baterai besar dan infrastruktur pengisian yang memadai menjadi tantangan tersendiri.

Amazon menyatakan akan turut mendukung pengembangan infrastruktur dan solusi yang memudahkan mitra pengangkut serta pengemudi beralih ke kendaraan listrik. Detail jadwal pengiriman unit dan lokasi koridor awal belum diungkap secara rinci.

Terkini