Lisandro Martinez Kritik Keras Manajemen Manchester United Usai Kalah dari Atletico

Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:04:32 WIB
Lisandro Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen Manchester United usai kekalahan dari Atletico Madrid.

Lisandro Martinez melontarkan kritik tajam terhadap manajemen Manchester United karena dinilai tidak memperkuat skuad setelah lolos ke Liga Champions. Kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Metropolitano Stadium membuat United kini lima pertandingan tanpa kemenangan.

Bek asal Argentina itu menilai manajemen tidak bergerak di bursa transfer meski United sudah kembali ke Liga Champions. Kekalahan dari Atletico Madrid menambah tekanan setelah kemenangan terakhir United terjadi atas juara Azerbaijan, Sabah FK, pada 10 September.

Satu-satunya kemenangan lain musim ini diraih saat menjamu tim promosi Ipswich di Old Trafford, itupun harus melalui comeback. Musim lalu, United finis ketiga di Premier League untuk memastikan tiket Liga Champions pertama dalam tiga tahun.

Seruan Martinez: Belanja Pemain, Bukan Ganti Pelatih

Martinez secara terbuka meminta manajemen mendatangkan lebih banyak pemain berkualitas. Ia menyebut banyak tim pesaing juga gencar berbelanja di bursa transfer.

"Kami menjalani musim yang fantastis musim lalu dan sekarang kami berharap lebih dari manajemen, lebih banyak pemain untuk bersaing karena banyak tim juga mendatangkan banyak pemain," kata Martinez.

"Atletico punya tim yang luar biasa dan mereka layak menang hari ini. Saya berharap lebih banyak investasi. 100 persen. Saya berharap lebih dari direktur teknik kami," ujarnya menambahkan.

Martinez juga menyinggung soal tuntutan pergantian pelatih yang kerap muncul. Menurutnya, masalah United bukan sekadar di bangku pelatih.

"Kamu tidak bisa terus mengganti, mengganti, mengganti pelatih. Bagaimana dengan area lain? Saya tidak bisa berkata lebih banyak. Musim lalu kami melakukan segalanya, kami menciptakan fondasi untuk membangun tim yang luar biasa," ucapnya.

Kritik Rooney: Komentar Martinez Bisa Hancurkan Ruang Ganti

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, menilai pernyataan Martinez sudah keterlaluan. Menurut Rooney, komentar seperti itu berpotensi merusak keharmonisan ruang ganti.

"Sesuatu seperti itu akan menghancurkan ruang ganti," kata Rooney saat menjadi analis di Amazon Prime.

Rooney menilai Martinez tidak pantas berbicara mewakili pemain lain. Ia menyebut hanya Bruno Fernandes yang punya hak untuk melontarkan kritik terbuka.

"Itu tidak menghormati rekan setimnya. Dia mengatakan rekan-rekannya tidak cukup baik. Bruno satu-satunya yang punya hak untuk mengatakan itu. Di balik pintu tertutup, hal itu terjadi, tetapi wawancara itu tidak akan membantu," ujar Rooney.

Rooney juga mengenang pengalamannya sendiri saat mengkritik publik pada 2010. Ketika itu, Sir Alex Ferguson merespons keras dan Rooney mengaku salah serta meminta maaf.

Respons Pelatih: Fokus Maju, Bukan Perpanjang Polemik

Pelatih United, Carrick, mengaku belum menonton wawancara Martinez secara utuh. Ia menilai komentar tersebut muncul karena emosi usai pertandingan.

"Saya belum melihat wawancara itu. Saya hanya mendengar sebagian. Ini soal emosi pertandingan. Langsung setelah pertandingan bukan waktu yang tepat untuk membahas wawancara itu dan saya tidak bisa berkomentar banyak. Yang penting bagi kami adalah bergerak maju dengan cepat," kata Carrick.

Carrick menegaskan tidak meragukan kebersamaan tim meski hasil buruk terus berlanjut. Ia menyebut para pemain tetap menunjukkan kemauan besar untuk bangkit.

Saat ditanya apakah akan berbicara dengan Martinez soal komentarnya, Carrick menjawab: "Saya perlu mencari tahu lebih banyak sebelum bisa mengatakan apakah dan apa yang akan dilakukan."

Kontrak Martinez dan Konteks Transfer United

Martinez masih menyisakan satu tahun dalam kontraknya di Old Trafford. Ia belum mencapai kesepakatan untuk perpanjangan kontrak.

Kritik Martinez soal transfer bukan tanpa dasar. United menghabiskan 155 juta poundsterling untuk tiga gelandang pada jendela transfer musim panas, tanpa mendatangkan penyerang pendamping Benjamin Sesko maupun kompetitor untuk Luke Shaw di posisi bek kiri.

Pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe duduk bersebelahan dengan CEO United, Omar Berrada, di Metropolitano Stadium saat laga berlangsung. Kritik Martinez juga bergema dengan pernyataan serupa yang pernah dilontarkan rekan senegaranya, Cristian Romero, terhadap manajemen Tottenham musim lalu.

Terkini