7 Bagian Rumah yang Harus Dibersihkan Sebulan Sekali, Nomor 2 Sering Terlupakan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:39:17 WIB
Ilustrasi membersihkan rumah. Sejumlah area seperti filter AC, kolong furnitur hingga sela sofa sering terlewat saat bersih-bersih rutin. Foto: Pexels/Vitaly Gariev.

JAKARTA — Menyapu dan mengepel lantai mungkin sudah menjadi kegiatan rutin di rumah. Namun rumah yang terlihat bersih belum tentu benar-benar bebas dari debu dan kotoran.

Ada sejumlah bagian rumah yang justru sering luput karena posisinya tersembunyi atau dianggap tidak perlu dibersihkan terlalu sering.

Padahal, debu, sisa makanan, rambut hingga kelembapan dapat menumpuk di area tersebut.

Dikutip dari The Spruce, sejumlah profesional kebersihan menyarankan beberapa bagian rumah diperiksa dan dibersihkan setidaknya sebulan sekali.

Rutinitas sederhana ini membantu mencegah kotoran menumpuk terlalu lama dan membuat pekerjaan bersih-bersih berikutnya lebih ringan.

Berikut tujuh bagian rumah yang sebaiknya tidak dilewatkan.

1. Bagian Dalam Kulkas

Kulkas merupakan salah satu peralatan rumah yang digunakan setiap hari, tetapi bagian dalamnya sering baru dibersihkan ketika sudah muncul noda atau bau.

Sisa makanan, tumpahan minuman hingga sayuran yang membusuk dapat meninggalkan kotoran di rak dan laci.

The Spruce menyarankan isi kulkas dikeluarkan terlebih dahulu sebelum rak dan laci dibersihkan.

Pada saat yang sama, periksa makanan yang sudah kedaluwarsa atau tidak layak konsumsi.

Membersihkan kulkas secara rutin juga membuat pemilik rumah lebih mudah mengetahui bahan makanan yang masih tersedia sehingga tidak terus membeli barang yang sebenarnya sudah ada.

2. Filter AC dan Peralatan Rumah

Bagian ini termasuk yang paling mudah terlupakan.

Filter pada AC, vacuum cleaner, cooker hood maupun perangkat penyaring udara berfungsi menangkap kotoran selama alat digunakan.

Akibatnya, debu akan terus terkumpul pada filter.

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau EPA menjelaskan filter udara yang sudah kotor dan penuh tidak dapat bekerja secara optimal.

EPA menyarankan filter diperiksa secara rutin dan diganti atau dibersihkan mengikuti petunjuk produsennya.

Untuk AC rumah, jadwal pembersihan bisa berbeda tergantung intensitas penggunaan, kondisi lingkungan dan jenis perangkat.

Karena itu, jangan menunggu AC terasa tidak dingin sebelum memeriksa filternya.

3. Kolong dan Belakang Furnitur

Lantai yang terlihat bersih belum tentu berarti seluruh ruangan bebas debu.

Debu sering berkumpul di bawah sofa, tempat tidur, lemari kecil hingga bagian belakang meja.

Area ini biasanya sulit terlihat sehingga jarang disentuh saat menyapu atau mengepel harian.

Sebulan sekali, geser furnitur yang masih memungkinkan dipindahkan kemudian gunakan vacuum cleaner atau kain lembap.

EPA juga menyarankan membersihkan debu secara rutin menggunakan kain lembap karena cara tersebut membantu mencegah debu yang sudah mengendap kembali beterbangan ke udara.

4. Rel Jendela

Rel jendela merupakan tempat berkumpulnya debu, serangga kecil dan kotoran dari udara luar.

Jika jendela sering dibuka, jumlah kotoran dapat lebih banyak.

Mulailah dengan menyedot debu menggunakan vacuum cleaner berujung kecil.

Setelah itu, bersihkan sela rel menggunakan sikat kecil atau kain.

Jangan membiarkan kotoran bercampur dengan air terlalu lama karena akan semakin sulit dibersihkan.

5. Kepala Shower

Air tetap dapat mengalir dari shower meskipun bagian kepalanya mulai dipenuhi endapan mineral.

Karena itulah bagian ini sering tidak diperhatikan.

Dalam jangka panjang, lubang-lubang shower dapat tersumbat sehingga aliran air menjadi tidak merata.

The Spruce menyarankan kepala shower diperiksa dan dibersihkan berkala, terutama pada rumah yang menggunakan air dengan kandungan mineral cukup tinggi.

Pastikan metode pembersihan yang dipilih sesuai dengan bahan shower agar lapisannya tidak rusak.

6. Mesin Kopi

Mesin kopi bersentuhan dengan air hampir setiap hari.

Kondisi lembap membuat bagian dalam perangkat perlu mendapatkan perhatian khusus.

Wadah air, tempat ampas dan komponen yang dapat dilepas sebaiknya dicuci sesuai petunjuk produsen.

Untuk mesin otomatis, gunakan program pembersihan atau descaling apabila tersedia.

Hindari menuangkan bahan pembersih sembarangan karena setiap mesin dapat memiliki material serta prosedur perawatan berbeda.

7. Sela dan Bawah Bantal Sofa

Sofa digunakan untuk duduk, bersantai bahkan makan dan minum.

Tak heran jika remah makanan, rambut, debu hingga benda kecil mudah masuk ke sela bantal.

Setidaknya sekali sebulan, angkat bantal sofa dan bersihkan area di bawahnya menggunakan vacuum cleaner.

Jika terdapat noda pada kain sofa, periksa petunjuk perawatan sebelum menggunakan cairan pembersih.

Tidak Semua Harus Menunggu Sebulan

Rekomendasi sebulan sekali bukan berarti kotoran harus dibiarkan sampai jadwal tersebut tiba.

Rumah dengan anak kecil, hewan peliharaan, tingkat debu tinggi atau penghuni yang memiliki alergi mungkin membutuhkan pembersihan lebih sering.

EPA bahkan menyarankan karpet dan furnitur divakum setidaknya setiap minggu untuk membantu mengurangi penumpukan debu.

Kuncinya adalah membuat jadwal yang realistis.

Jika lantai dan meja sudah menjadi rutinitas harian, gunakan jadwal bulanan untuk menyasar area yang sering terlupakan.

Dengan begitu, bersih-bersih rumah tidak selalu harus dilakukan sekaligus dalam waktu berjam-jam. (*)

Terkini