Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Bright Gas 12 Kg Kini Rp 230.000

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:03:01 WIB
Harga LPG bersubsidi 3 kg dipastikan tidak naik pada Oktober 2026.

Kementerian ESDM memastikan harga LPG bersubsidi 3 kilogram tidak naik pada Oktober 2026, sementara harga LPG non subsidi 5,5 kg dan 12 kg di tingkat agen resmi Pertamina justru bergerak naik sejak 16 September 2026. Kepastian ini diambil saat konflik geopolitik dunia masih tidak menentu. Bagi rumah tangga pengguna tabung melon, harga di pangkalan resmi tetap Rp 19.000 per tabung.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan tidak ada perubahan harga pada LPG bersubsidi. Pernyataan itu disampaikan langsung di Kantor Kementerian ESDM, dikutip Senin (5/10/2026).

"Kalau harga kan nggak ada hal khusus ya mengenai LPG, kan LPG subsidi tetap gak ada hal khusus," ujar Laode.

Kebijakan yang sama berlaku untuk bahan bakar minyak bersubsidi. Laode memastikan harga Pertalite, Solar subsidi, dan minyak tanah tidak naik setidaknya hingga akhir tahun 2026.

"Kalau subsidi nggak (naik harga). Ya pokoknya (BBM) subsidi apa sih, Solar dan Pertalite ya, minyak tanah," tambahnya.

Harga LPG 3 Kg di Pangkalan dan Pengecer

Pantauan di lapangan wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan menunjukkan harga LPG bersubsidi 3 kg tidak berubah. Harga Eceran Tertinggi di pangkalan resmi Tangerang Selatan masih Rp 19.000 per tabung.

Di tingkat pengecer, harga yang berlaku Rp 22.000 per tabung, sudah termasuk ongkos kirim. Selisih itu wajar karena pengecer menanggung biaya distribusi dari pangkalan ke konsumen akhir.

Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Naik Sejak 16 September

Berbeda dengan versi bersubsidi, LPG non subsidi sudah mengalami penyesuaian harga. Mengutip situs resmi PT Pertamina Patra Niaga, kenaikan berlaku efektif sejak 16 September 2026 untuk Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.

Di tingkat agen wilayah Pulau Jawa, Bright Gas 12 kg naik dari Rp 218.000 menjadi Rp 230.000 per tabung. Bright Gas 5,5 kg naik dari Rp 102.000 menjadi Rp 107.000 per tabung.

Harga di pangkalan Tangerang Selatan tercatat lebih tinggi lagi. Tabung 5,5 kg dijual Rp 130.000 per tabung, naik dari sebelumnya Rp 125.000. Tabung 12 kg dibanderol Rp 252.000 per tabung, naik dari Rp 240.000.

Harga Bright Gas Berbeda di Tiap Wilayah

Pertamina Patra Niaga menetapkan harga agen yang bervariasi antarwilayah, menyesuaikan biaya logistik dan ketentuan setempat. Berikut daftar harga jual Bright Gas di agen resmi Pertamina:

  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat (termasuk Bekasi), Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat: 5,5 kg Rp 107.000 dan 12 kg Rp 230.000 per tabung
  • Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan: 5,5 kg Rp 111.000 dan 12 kg Rp 232.000 per tabung
  • Kawasan Perdagangan Bebas Batam: 5,5 kg Rp 100.000 dan 12 kg Rp 209.000 per tabung
  • Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara: 5,5 kg Rp 114.000 dan 12 kg Rp 240.000 per tabung
  • Tarakan dan sekitarnya: 5,5 kg Rp 124.000 dan 12 kg Rp 267.000 per tabung
  • Maluku dan Papua: 5,5 kg Rp 134.000 dan 12 kg Rp 287.000 per tabung

Wilayah lain di luar daftar tersebut dapat dikenakan harga berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepastian harga LPG bersubsidi ini menahan tekanan biaya rumah tangga di tengah gejolak geopolitik global. Sementara itu, pengguna Bright Gas kelas menengah atas harus menyiapkan anggaran lebih besar untuk setiap pembelian tabung.

Terkini