Siapa Brigjen Hengki Haryadi? Eks Wakapolda Riau Kini Jadi Kapolda Papua Barat Daya, Pernah Tangani Hercules

Selasa, 29 September 2026 | 22:28:51 WIB

***

Profil Brigjen Hengki Haryadi, mantan Wakapolda Riau yang kini menjabat Kapolda Papua Barat Daya. Simak pendidikan, perjalanan karier dan rekam jejaknya.

***

PEKANBARU – Nama Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi kembali menjadi perhatian setelah mendapat amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya. Sebelum menduduki jabatan tersebut, Hengki merupakan Wakapolda Riau dan bertugas mendampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Hengki resmi dipercaya memimpin Polda Papua Barat Daya dalam rangkaian mutasi dan rotasi perwira tinggi Polri pada akhir Agustus 2026. Serah terima jabatan di tingkat Mabes Polri dilaksanakan pada 2 September 2026. Ia menggantikan Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru yang mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. 

Penugasan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan panjang karier Hengki di Korps Bhayangkara. Sebelum meninggalkan Riau, jabatan Wakapolda Riau kemudian diserahterimakan kepada Brigjen Pol Simson Zet Ringu pada 26 September 2026 di Mapolda Riau. 

Hengki sendiri belum terlalu lama bertugas di Bumi Lancang Kuning. Ia resmi menjabat Wakapolda Riau pada 14 Januari 2026, menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo. Sertijab kala itu dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di Mapolda Riau. 

Meski hanya sekitar delapan bulan bertugas sebagai Wakapolda Riau, nama Hengki cukup lekat dengan berbagai agenda Polda Riau, termasuk mendampingi pelaksanaan program dan kegiatan kepolisian di wilayah tersebut.

Lulusan Akpol 1996

Brigjen Pol Hengki Haryadi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Kariernya banyak bersentuhan dengan bidang reserse dan penanganan perkara kriminal. 

Perjalanan tugasnya dimulai dari Lampung. Ia pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, Kapolsek Teluk Betung Selatan, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung hingga Kanit Jatanras Polda Lampung. 

Pada 2010, Hengki mulai mendapat penugasan di Jakarta. Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Kapolsek Metro Gambir, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. 

Nama Hengki kemudian semakin dikenal ketika bertugas di Jakarta Barat.

Pernah Tangani Kasus Hercules

Salah satu bagian perjalanan karier Hengki yang cukup mendapat perhatian publik adalah saat dirinya bertugas sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Pada Maret 2013, Hengki bersama jajaran kepolisian terlibat dalam penanganan perkara yang berujung pada penangkapan Rosario de Marshall alias Hercules bersama sejumlah orang dari kelompoknya.

Saat itu, polisi menyebut penangkapan dilakukan setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan intimidasi, kekerasan dan pemerasan terhadap warga serta pemilik tempat usaha di kawasan Jakarta Barat. 

Karier Hengki kemudian terus berlanjut. Pada September 2014, ia dipercaya menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah itu, Hengki pernah menduduki jabatan Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri hingga Kapolres Metro Jakarta Barat pada Oktober 2017. 

Saat memimpin Polres Metro Jakarta Barat, Hengki juga menangani berbagai perkara kriminal dan narkotika. Pada periode tersebut, jajarannya pernah bekerja sama dengan Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat dalam pengungkapan kasus penyelundupan narkotika. 

Usai menyelesaikan tugas sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, Hengki mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dan tercatat menjadi lulusan terbaik pada angkatannya. 

Ia kemudian dipercaya sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Dalam perjalanan selanjutnya, Hengki juga pernah menduduki posisi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Pada Desember 2023, Hengki mendapat promosi menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri. Penugasan tersebut sekaligus mengantarkannya menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi. 

Kariernya berlanjut hingga dipercaya menjadi Wakapolda Riau pada Januari 2026 dan kemudian memperoleh promosi sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Prioritaskan Pencegahan Kejahatan

Setelah memimpin Polda Papua Barat Daya, Hengki menyampaikan bahwa pencegahan kejahatan menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah tersebut.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat melalui pendekatan community policing dan problem-oriented policing, sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan ditangani sejak dini. 

Penugasan sebagai Kapolda Papua Barat Daya sekaligus menjadi salah satu posisi penting dalam perjalanan karier Hengki Haryadi setelah sebelumnya banyak berkecimpung dalam bidang reserse, penegakan hukum hingga menduduki posisi pimpinan di sejumlah wilayah. (*)

Keyword : Profil Hengki Haryadi, Brigjen Hengki Haryadi, Kapolda Papua Barat Daya, Wakapolda Riau, rekam jejak Hengki Haryadi, Hengki Haryadi Hercules.

Terkini