Jensen Huang Pakai Galaxy Z Fold 8 Saat Telepon Trump Bahas AI

Senin, 21 September 2026 | 11:04:02 WIB
CEO Nvidia Jensen Huang menggunakan Samsung Galaxy Z Fold 8 saat menerima panggilan dari Presiden AS Donald Trump di atas panggung All-In Summit di Los Angeles.

CEO Nvidia Jensen Huang tertangkap kamera tengah menggunakan Samsung Galaxy Z Fold 8 di atas panggung All-In Summit di Los Angeles, Amerika Serikat. Ponsel lipat itu ia keluarkan saat menerima panggilan dari Presiden AS Donald Trump untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan. Momen tersebut sekaligus mengonfirmasi loyalitas Huang pada lini perangkat lipat Samsung.

Yang membuat momen tersebut jadi sorotan adalah panggilan masuk dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kontak tersebut tersimpan di ponsel Huang dengan nama "President Trump", dan layar penutup Galaxy Z Fold 8 yang lebar membuat nama itu tampil dalam satu baris penuh saat panggilan datang.

Panggilan Trump dan Pembahasan AI

Dalam percakapan telepon tersebut, Trump dan Huang membahas industri kecerdasan buatan beserta risiko yang menyertainya. Isu perlambatan pengembangan AI yang belakangan ramai diperdebatkan publik ikut mencuat dalam pembicaraan itu.

Trump menyebut kekhawatiran berlebihan terhadap perkembangan AI sebagai hoaks dan konspirasi. Ia menekankan bahwa pusat data merupakan aset penting bagi perekonomian Amerika Serikat.

"Saya katakan bahwa semuanya adalah hoaks. Pusat data itu bagus, dan mereka membuat orang kaya, dan mereka membuat negara kaya, dan itu akan seperti minyak 20-25 tahun yang akan datang," kata Trump.

Presiden AS itu juga menegaskan robot dan AI tidak akan mengambil alih manusia. Menurutnya, kehati-hatian tetap diperlukan dalam pengembangan AI dan pusat data, tetapi bukan berarti industri harus berhenti berjalan.

Trump menyebut negaranya menerima keuntungan US$20 triliun hanya dalam setahun dari industri ini, dan menyatakan akan terus mendukung serta tidak membiarkannya terhambat.

Respons Jensen Huang

Huang menyetujui pernyataan Trump soal penolakannya terhadap perlambatan perkembangan AI. Ia menilai teknologi ini akan menguntungkan bagi siapa saja di Amerika Serikat.

"Kita akan memastikan semua diuntungkan. Semua industri, semua perusahaan, semua negara bagian, dan semua orang," kata Huang.

Bukan Pertama Kali Pamer Ponsel Lipat

Ini bukan kali pertama Huang tertangkap kamera memperlihatkan perangkat lipat Samsung. Beberapa bulan sebelumnya, ia terlihat bersama Elon Musk dan keduanya sempat memperlihatkan ponsel masing-masing.

Saat itu Huang masih menggunakan Galaxy Z Fold 7, karena seri Galaxy Z Fold 8 belum dirilis. Perangkat yang ia pakai di All-In Summit kini menjadi penanda bahwa ia telah beralih ke generasi terbaru.

Pilihan Huang memakai ponsel lipat Samsung di ruang publik berpotensi menjadi sinyal positif bagi Samsung di pasar perangkat premium. Sosoknya sebagai bos salah satu perusahaan chip AI paling bernilai di dunia membuat setiap perangkat yang ia gunakan mudah menjadi perhatian media teknologi global.

Terkini