iPhone Duo vs Galaxy Z Fold 8: Duel HP Lipat Paling Ketat 2026

Senin, 21 September 2026 | 10:03:31 WIB
Galaxy Z Fold 8 dan iPhone Duo bersaing di segmen ponsel lipat book-style pada 2026.

Galaxy Z Fold 8 lebih ringan 53 gram dan lebih tipis nyaris 1 mm dari iPhone Duo, tapi Apple mengejar lewat chip A20 Pro dan kamera video 4K Dolby Vision 120 fps. Keduanya sama-sama book-style 7,6 inci, 120Hz, dan puncak 3.000 nit, dengan harga yang belum diumumkan resmi untuk pasar Indonesia. Selisih terbesar justru ada di rasio layar dan bobot, bukan di atas kertas spesifikasi.

Dua ponsel lipat book-style akhirnya bertemu di pasar yang sama pada 2026. Samsung merilis Galaxy Z Fold 8 lebih dulu pada Juli, sementara Apple baru memperkenalkan iPhone Duo, yang sempat dirumorkan sebagai iPhone Fold, pada awal September. Keduanya diposisikan sebagai flagship penuh, bukan sekadar eksperimen bentuk.

Perbandingan ini disusun dari spesifikasi resmi kedua pabrikan. Karena belum ada unit yang diuji langsung dalam jangka panjang, catatan soal durabilitas engsel dan ketahanan layar lipat masih perlu pembuktian di lapangan.

Desain dan Bobot: Samsung Unggul Jelas di Angka

Galaxy Z Fold 8 menang telak di aspek fisik. Ketebalannya 4,5 mm saat dibuka dan 9,7 mm saat dilipat, dengan bobot 201 gram. Angka itu membuatnya masuk kategori paling ringan di kelasnya.

iPhone Duo berada di 5,2 mm terbuka, 11,3 mm terlipat, dan 254 gram. Selisih 53 gram terasa signifikan kalau dipakai satu tangan dalam waktu lama.

Apple memilih titanium Grade 5 untuk frame dan penutup engsel, ditambah Ceramic Shield 2 di depan serta Ceramic Shield di belakang. Engselnya pakai precision hinge dengan lebih dari 100 komponen. Samsung mengandalkan Armor Aluminum, Gorilla Glass Ceramic 3 di cover screen, Gorilla Glass Victus 2 di punggung, dan mekanisme Armor FlexHinge.

Layar: Spesifikasi Kembar, Karakter Beda

Di atas kertas, keduanya nyaris identik. Layar utama sama-sama 7,6 inci, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak 3.000 nit. iPhone Duo memakai Super Retina XDR OLED dengan lapisan nano-texture untuk menekan pantulan, plus layar luar 5,4 inci.

Galaxy Z Fold 8 membawa Dynamic AMOLED 2X beresolusi QXGA+ dan cover screen 5,5 inci WUXGA+, keduanya mendukung Vision Booster.

Pembeda sesungguhnya ada di rasio. iPhone Duo menjaga rasio layar luar dan utama tetap konsisten, sehingga perpindahan saat perangkat dibuka terasa lebih mulus. Galaxy Z Fold 8 justru memakai rasio 10:16 di cover screen dan 4:3 di layar utama, yang membuat pengalaman antar-layar terasa lebih berbeda.

Performa: A20 Pro Diklaim Naik 35 Persen

iPhone Duo mengandalkan chip A20 Pro yang dirancang menangani beban AI langsung di perangkat. Apple mengklaim performanya hingga 35 persen lebih baik dari iPhone 17 Pro, ditambah vapor chamber agar tidak cepat throttling.

Pilihan penyimpanannya luas: 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan 2 TB, semuanya dengan RAM 12 GB dan iOS 27 yang dioptimalkan untuk perangkat foldable.

Galaxy Z Fold 8 memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Samsung menyediakan tiga varian: 256 GB dan 512 GB dengan RAM 12 GB, serta 1 TB dengan RAM 16 GB. Sistem operasinya Android yang terintegrasi Galaxy AI.

Kamera: Apple Menang di Video, Samsung di Fleksibilitas Zoom

Keduanya sama-sama memasang dua kamera belakang. iPhone Duo mengusung 48 MP Fusion Main dan 48 MP Fusion Ultra Wide, dengan kamera utama menyediakan 2x optical-quality zoom.

Untuk selfie, ada 12 MP Center Stage di layar luar dan kamera FaceTime di bawah layar utama. Keunggulan terbesarnya ada di video: perekaman 4K Dolby Vision hingga 120 fps, angka yang belum umum di segmen lipat.

Galaxy Z Fold 8 membawa kamera Wide 50 MP dan Ultra Wide 50 MP. Kamera Wide mendukung 2x Optical Quality Zoom serta 10x digital zoom, memberi jangkauan lebih jauh meski harus dibayar dengan penurunan kualitas di ujung tele.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih

  • Harga resmi kedua perangkat untuk pasar Indonesia belum diumumkan, jadi perbandingan nilai belum bisa final
  • Durabilitas engsel dan layar lipat baru terbukti setelah pemakaian berbulan-bulan, bukan dari spesifikasi
  • Bobot iPhone Duo 254 gram mendekati batas nyaman untuk pemakaian satu tangan
  • Selisih rasio layar Galaxy Z Fold 8 berpotensi mengganggu konsistensi tampilan antar-layar
  • Klaim performa A20 Pro 35 persen masih berbasis data Apple, belum verifikasi pihak ketiga

Verdict: Tergantung Prioritas Kamu

Kalau bobot dan ketebalan jadi prioritas utama, Galaxy Z Fold 8 jelas lebih unggul dengan selisih yang terasa di tangan. Pengguna yang butuh RAM 16 GB juga hanya bisa mendapatkannya di varian 1 TB Samsung.

Sebaliknya, iPhone Duo menawarkan ekosistem Apple, opsi penyimpanan sampai 2 TB, dan kemampuan video 4K Dolby Vision 120 fps yang sulit ditandingi di kelas lipat. Rasio layar yang konsisten juga membuat transisi antar-layar lebih nyaman untuk produktivitas.

Pilih Galaxy Z Fold 8 kalau kamu mengutamakan portabilitas dan fleksibilitas zoom. Pilih iPhone Duo kalau kamu sudah berada di ekosistem Apple dan butuh kemampuan video kelas atas. Tanpa harga resmi Indonesia, keputusan akhir sebaiknya menunggu pengumuman resmi kedua pabrikan.

Terkini