SELARASRIAU.COM — Sebanyak 10 trayek kapal penumpang melayani mobilitas masyarakat antarpulau pada Senin, 7 September 2026. Armada PT Pelayaran Nasional Indonesia beroperasi melintasi perairan barat hingga timur Nusantara dengan sistem pelayaran berputar. Penumpang dapat mengakses perjalanan dari rute pendek antarpelabuhan terdekat hingga pelayaran lintas pulau selama sepekan.
| Jam Berangkat | Kapal | Asal | Tujuan | Singgah | Perkiraan Tiba |
|---|---|---|---|---|---|
| 01.00 WIB | KM.KELIMUTU | Kotawaringin Barat | Surabaya | 2 pelabuhan | 8 Sep, 05.00 WIB |
| 02.00 WIT | KM.SIRIMAU | Kab. Tual | Ambon | 9 pelabuhan | 14 Sep, 07.00 WIT |
| 09.00 WITA | KM.AWU | Denpasar | Kupang | 5 pelabuhan | 10 Sep, 01.00 WITA |
| 11.00 WITA | KM.BINAIYA | Bima | Sumba Timur | 2 pelabuhan | 8 Sep, 01.00 WITA |
| 14.00 WITA | KM.TILONGKABILA | Kendari | Banggai | 2 pelabuhan | 8 Sep, 07.00 WITA |
| 15.00 WITA | KM.TATAMAILAU | Bitung | Ternate | 2 pelabuhan | 8 Sep, 05.00 WIT |
| 16.00 WIT | KM.DOBONSOLO | Sorong | Manokwari | 2 pelabuhan | 8 Sep, 06.00 WIT |
| 16.00 WIT | KM.SINABUNG | Sorong | Makassar | 7 pelabuhan | 11 Sep, 07.00 WITA |
| 21.00 WITA | KM.LAMBELU | Makassar | Bau-Bau | 2 pelabuhan | 8 Sep, 12.00 WITA |
| 23.59 WIT | KM.SIRIMAU | Maluku Tenggara Barat | Ambon | 8 pelabuhan | 14 Sep, 07.00 WIT |
Jadwal Keberangkatan Wilayah Tengah dan Barat
Pelayaran perdana pada hari tersebut dibuka oleh KM Kelimutu pada pukul 01.00 WIB dari Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Kapal melintasi dua pelabuhan menuju Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, dan dijadwalkan merapat pada 8 September pukul 05.00 WIB.
Dari kawasan Bali dan Nusa Tenggara, KM Awu lepas tali dari Benoa, Denpasar, menuju Kupang, NTT, pada pukul 09.00 WITA. Perjalanan ini melintasi lima pelabuhan singgah seperti Bima serta Waingapu, sebelum tiba pada 10 September pukul 01.00 WITA.
Adapun rute antarpulau di Nusa Tenggara dilayani KM Binaiya dari Bima, NTB, menuju Waingapu, Sumba Timur, NTT. Kapal bertolak pukul 11.00 WITA melalui rute langsung dua pelabuhan dan sandar pada 8 September pukul 01.00 WITA.
Konektivitas di daratan Sulawesi difasilitasi KM Tilongkabila yang berangkat dari Kendari, Sulawesi Tenggara, pukul 14.00 WITA menuju Banggai, Sulawesi Tengah. Kapal singgah di dua pelabuhan sebelum tiba di tujuan pada 8 September pukul 07.00 WITA.
Menjelang malam, KM Lambelu bertolak dari Makassar pukul 21.00 WITA mengarah ke Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Pelayaran dua pelabuhan ini diperkirakan rampung pada 8 September pukul 12.00 WITA.
Trayek Wilayah Timur dan Pelayaran Lintas Pulau
Wilayah Maluku dilintasi pelayaran panjang KM Sirimau yang berangkat dari Tual pada pukul 02.00 WIT menuju Ambon. Rute ini melewati sembilan pelabuhan singgah, termasuk Saumlaki dan Kalabahi, sebelum dijadwalkan sandar pada 14 September pukul 07.00 WIT.
Pada hari yang sama, armada KM Sirimau tercatat melakukan keberangkatan lanjutan dari Saumlaki, Maluku Tenggara Barat, pukul 23.59 WIT menuju Ambon. Pelayaran lanjutan ini melewati delapan pelabuhan singgah dengan estimasi ketibaan pada 14 September pukul 07.00 WIT.
Dari Sulawesi Utara, KM Tatamailau berangkat dari Bitung pukul 15.00 WITA menuju Ternate, Maluku Utara, lewat rute langsung dua pelabuhan. Kapal diperkirakan tiba pada 8 September pukul 05.00 WIT.
Dua pelayaran lain bertolak bersamaan dari Sorong, Papua Barat Daya, pada pukul 16.00 WIT. KM Dobonsolo melayani rute langsung dua pelabuhan menuju Manokwari, Papua Barat, dengan jadwal tiba 8 September pukul 06.00 WIT.
Pada jam serupa, KM Sinabung berlayar menempuh rute jarak jauh dari Sorong menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Pelayaran menyinggahi tujuh pelabuhan, termasuk Babang di Halmahera Selatan, dan direncanakan tiba pada 11 September pukul 07.00 WITA.
Kanal Reservasi Tiket dan Antisipasi Cuaca
Calon penumpang dapat memesan tiket perjalanan melalui sejumlah saluran resmi daring, yaitu aplikasi PELNI Mobile dan portal pelni.co.id. Layanan pemesanan serta informasi rute juga disediakan lewat Contact Center PELNI di nomor 162 dan loket fisik di pelabuhan keberangkatan.
Jadwal operasional kapal dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu akibat dinamika cuaca di laut lepas dan kondisi operasional di pelabuhan. Pengguna jasa diimbau memeriksa kembali jadwal keberangkatan secara berkala mendekati hari pelayaran.