Baterai iPhone Ultra Bocor Cuma 4.883 mAh, Apple Andalkan Chip 2nm demi Saingi Ponsel Lipat China

Sabtu, 05 September 2026 | 12:23:32 WIB
Apple memilih baterai ganda berkapasitas gabungan 4.883 mAh untuk iPhone Ultra, lebih rendah dari sejumlah ponsel lipat pesaing.

Regulasi yang beredar sejak Juli lalu dan diungkap pembocor Digital Chat Station menunjukkan Apple memilih desain baterai ganda alih-alih teknologi anyar. Konfigurasi itu memasangkan sel 1.921 mAh dengan sel lebih besar 2.962 mAh, sehingga total kapasitas gabungannya mencapai 4.883 mAh.

Keputusan ini menarik karena hampir semua kompetitor ponsel lipat kini memakai anoda silikon-karbon. Material itu memungkinkan mereka memuat kapasitas raksasa tanpa bikin bodi tambah tebal. Apple bertahan dengan sel lithium-ion konvensional, dan konsekuensinya langsung terlihat dari angka di atas kertas.

Ketinggalan Jauh dari Motorola dan Honor

Perbandingan kapasitas membuat posisi Apple kurang menguntungkan. Motorola Razr Fold membawa baterai 6.000 mAh, Oppo Find N6 juga 6.000 mAh, sedangkan Honor Magic V6 melesat hingga 6.660 mAh. Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra masih unggul dengan 5.000 mAh.

iPhone Ultra cuma lebih baik dari Galaxy Z Fold 8 (4.800 mAh) dan Google Pixel 11 Pro Fold (4.806 mAh). Padahal Apple menjanjikan iPhone Ultra sebagai ponsel lipat tertipis yang pernah mereka buat, dengan ketebalan hanya 4,5–4,8 mm saat terbuka.

Target Bertahan di Atas 12,5 Jam

Hasil uji laboratorium Tom's Guide menunjukkan ponsel lipat masih tertinggal dari ponsel biasa dalam hal stamina. Dalam tes browsing web via jaringan seluler di kecerahan 150 nits, Motorola Razr Fold bertahan 14 jam 44 menit dan Galaxy Z Fold 8 Ultra mencatat 14 jam 33 menit.

Dengan kapasitas 4.883 mAh, estimasi kasar menempatkan iPhone Ultra di zona 12,5 hingga 13 jam. Itu masih di bawah pemimpin klasemen, tapi Tom's Guide menilai Apple punya as lain: chip A20 Pro.

Efisiensi Chip 2nm Jadi Penentu

Laporan menyebut A20 Pro bakal dibangun di atas arsitektur 2nm TSMC, lompatan besar dari proses 3nm yang dipakai chip A18 Pro saat ini. Arsitektur lebih kecil berarti konsumsi daya turun drastis di semua lini, bukan sekadar peningkatan performa mentah.

Keunggulan itu krusial karena iPhone Ultra harus menyalakan dua layar sekaligus. Jika Apple sukses mengatur distribusi daya ke komponen kunci, jarak 14 jam yang dicetak rival bukan hal mustahil untuk didekati — bahkan mungkin dilewati.

Kabar ini muncul di tengah laporan lain yang menyebut Apple menyiapkan senjata "day one" untuk melawan Android, termasuk bocoran desain final iPhone Ultra dan iPhone 18 Pro Max yang sudah beredar sebelum acara peluncuran resmi.

Terkini