Edukasi Pemanfaatan Eco Enzyme Bagi Peserta LPB V Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan

Selasa, 07 Juli 2026 | 14:12:26 WIB

SELARASRIAU.COM - Kegiatan Edukasi Pemanfaatan Eco Enzyme menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Pandu Berprestasi (LPB) V Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang diselenggarakan secara nasional setiap lima tahun sekali. Pada tahun ini, kegiatan LPB V dilaksanakan pada tanggal 26–30 Juni 2026 di kawasan Candi Banyunibo, Sleman, Yogyakarta, dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan edukasi ini menghadirkan Anggota Hizbul Wathan dari Universitas Muhammadiyah Jakarta Rinanto sebagai narasumber yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan Eco Enzyme sebagai solusi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada pengenalan Eco Enzyme, tetapi juga pada manfaat dan dampaknya dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran yang dicampur dengan gula atau molase dan air melalui proses tertentu. Produk ini memiliki beragam manfaat, di antaranya sebagai pembersih alami, pupuk organik, pengurai limbah, hingga mendukung pengurangan sampah organik yang berpotensi mencemari lingkungan.

Dalam sesi edukasi, peserta LPB V mendapatkan pemahaman mengenai proses pembuatan Eco Enzyme serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat melalui keaktifan dalam diskusi, tanya jawab, dan ketertarikan terhadap berbagai manfaat yang dapat dihasilkan dari pengolahan limbah organik tersebut.

Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Melalui edukasi ini diharapkan para peserta mampu menjadi pelopor perubahan di lingkungan masing-masing serta mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Melalui LPB V yang berlangsung pada 26–30 Juni 2026, semangat kepanduan tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan karakter dan prestasi, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik. (Man)

Terkini