Kebakaran Hebat di Pulau Kijang Inhil, Ratusan Rumah Terdampak, Pemerintah Bergerak Cepat Salurkan Bantuan

Kamis, 09 April 2026 | 14:55:43 WIB
KEBAKARAN - Rumah warga di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Inhil tinggal puing-puing pasca kebakaran hebat yang melanda wilayah tersebut pada Rabu (7/4/2026).

INHIL - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pahlawan, RT 02 RW 02, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Rabu (8/4/2026). Peristiwa ini menjadi salah satu kebakaran terbesar yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.30 WIB dari area rumah salah satu warga. Dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya yang mayoritas merupakan rumah semi permanen dan berdempetan.

Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Budi Winarko, menjelaskan bahwa kondisi cuaca panas serta angin kencang membuat api dengan cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api dengan sangat cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya yang sebagian besar merupakan permukiman rapat,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat berjibaku memadamkan api. Setelah berjuang selama kurang lebih dua setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan besar pada permukiman warga. Data sementara menunjukkan total 107 rumah terdampak, dengan rincian 79 rumah hangus terbakar, 9 rumah rusak berat, dan 19 rumah rusak ringan.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Inhil, Ari Syuria, mengatakan pihaknya saat ini masih terus melakukan pendataan lanjutan terhadap para korban.

“Total korban dalam bencana ini mencapai 107 rumah. Dengan rincian, 79 rumah hangus terbakar, 9 rusak berat, dan 19 rusak ringan,” jelasnya.

Pasca kejadian, para korban untuk sementara waktu mengungsi secara mandiri dengan menumpang di rumah keluarga. Hal ini dikarenakan belum tersedianya tenda pengungsian di lokasi.

Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Inhil bersama Dinas Sosial langsung bergerak cepat menyiapkan bantuan bagi warga terdampak.

“Untuk bantuan logistik segera kami kirim, kami sedang berkoordinasi dengan Camat Reteh,” ujar Ari.

Bantuan yang disiapkan meliputi kebutuhan dasar seperti sembako, selimut, pakaian layak pakai, serta perlengkapan darurat lainnya guna meringankan beban korban.

Di tingkat provinsi, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, juga menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan rasa prihatin dan kesedihan mendalam yang tengah melanda masyarakat Pulau Kijang Indragiri Hilir,” ujarnya.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Riau akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Inhil dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat proses pemulihan.

“Nanti kita komunikasikan dengan Pemkab untuk pemulihan dan penyaluran bantuan darurat berupa sembako, selimut, pakaian layak pakai, dan tenda sementara bagi korban,” katanya.

SF Hariyanto juga menginstruksikan pemerintah setempat untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerugian warga agar bantuan lanjutan bisa segera direalisasikan.

“Jangan sampai korban terlantar. Pemerintah hadir. Untuk rumah yang rusak berat akan kita bantu melalui program Rumah Layak Huni tahun ini,” tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan rumah dalam keadaan berisiko.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, total kerugian materil juga masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait. (***)

Terkini