Pemprov Riau Gandeng 3 Koperasi Yogya dan Jateng Amankan Pasokan Cabai dan Bawang

Rabu, 04 Maret 2026 | 04:14:16 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memperkuat ketahanan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026. Melalui BUMD pangan PT Riau Pangan Bertuah (RPB), kerja sama strategis lintas daerah resmi diteken bersama tiga koperasi tani di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, Selasa, 3 Maret 2026. 

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Gedung Bank Indonesia Provinsi DIY dan disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi. Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Kepala Biro Ekonomi Provinsi Riau, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau, serta Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. 

Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menjelaskan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau untuk mengamankan pasokan cabai merah dan bawang merah menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. 

Dalam kesepakatan tersebut, RPB bekerja sama dengan Koperasi Tani Kabupaten Sleman untuk komoditas cabai merah, Koperasi Tani Kabupaten Magelang untuk cabai merah, serta Koperasi Tani Brebes untuk bawang merah. Fasilitasi kegiatan ini didukung oleh Bank Indonesia Perwakilan Riau. 

Ade menegaskan, komitmen RPB adalah menyerap hasil panen koperasi secara berkelanjutan. Sebaliknya, koperasi siap memastikan pasokan tetap terjaga sekaligus melakukan transfer pengetahuan budidaya cabai dan bawang merah guna mendukung pengembangan komoditas tersebut di Riau. 

“Kami berkomitmen membeli hasil panen koperasi, dan koperasi siap memasok serta berbagi ilmu budidaya untuk pengembangan di Riau,” ujarnya. 

Langkah ini diharapkan mampu memperluas sumber pasokan pangan strategis bagi masyarakat Riau, sekaligus menekan potensi gejolak harga saat permintaan meningkat.

Selain memperkuat pasokan melalui kerja sama antardaerah, Pemprov Riau juga terus menggencarkan operasi pasar murah selama Ramadan. 

Tercatat sejak Januari hingga awal Maret 2026, sebanyak 35 kali operasi pasar telah dilaksanakan di berbagai titik guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. (***)

Terkini