Arus Kendaraan di Tol Trans Sumatera Melonjak Jelang Natal, Tembus 138.213 Kendaraan per Hari

Kamis, 25 Desember 2025 | 16:28:11 WIB

JAKARTA – Arus kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Natal 2025. PT Hutama Karya (Persero) mencatat, hingga Selasa (24/12/2025), total trafik harian di ruas tol yang telah beroperasi mencapai 138.213 kendaraan atau melonjak 49,63 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Lonjakan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), baik untuk perjalanan mudik, wisata, maupun kunjungan keluarga.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan peningkatan trafik sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir dan diprediksi masih akan berlangsung hingga puncak libur akhir tahun.

“Selama periode Nataru, kami terus memantau pergerakan kendaraan di seluruh ruas JTTS. Peningkatan trafik ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap konektivitas Tol Trans Sumatera sebagai jalur utama perjalanan darat,” ujar Mardiansyah, Kamis (25/12/2025).

Sejumlah Ruas Alami Lonjakan Tajam

Berdasarkan data rekapitulasi trafik harian, sejumlah ruas tol mencatat lonjakan kendaraan yang cukup tinggi. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) dilintasi 17.133 kendaraan, meningkat 32,40 persen dibandingkan trafik normal.

Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) mencatat 18.595 kendaraan atau naik 49,09 persen. Sementara Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) mengalami lonjakan hampir dua kali lipat dengan 8.871 kendaraan atau meningkat 97,18 persen.

Di wilayah Sumatera bagian tengah, Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dilalui 18.636 kendaraan atau naik 41,79 persen. Bahkan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat lonjakan tertinggi dengan 8.147 kendaraan, meningkat 100,37 persen dibandingkan hari normal.

Untuk ruas lainnya, Tol Indrapura–Kisaran dilintasi 13.293 kendaraan (naik 66,93 persen), Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sebanyak 31.679 kendaraan (naik 27,53 persen), serta Tol Binjai–Pangkalan Brandan mencapai 13.594 kendaraan atau meningkat 75,05 persen.

Sementara itu, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat 5.764 kendaraan atau naik 99,52 persen. Tol Padang–Sicincin juga menunjukkan kenaikan meski lebih landai, yakni 2.214 kendaraan atau 6,96 persen di atas trafik normal.

Ruas Tol Fungsional Juga Ramai

Selain ruas tol yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat peningkatan trafik pada ruas tol fungsional yang dibuka selama periode Nataru. Pada 24 Desember 2025, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) yang difungsionalkan sejak 7 Desember 2025 dilintasi 1.665 kendaraan.

Sementara Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) yang mulai difungsionalkan sejak 20 Desember 2025 mencatat trafik 3.116 kendaraan dalam satu hari.

“Seluruh data ini menjadi dasar kami untuk memastikan kesiapan petugas, sarana pendukung, dan koordinasi lintas instansi agar layanan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna jalan,” kata Mardiansyah.

Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Jalan

Hutama Karya juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara di jalan tol. Pengguna diminta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.

“Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat di rest area terdekat. Pastikan juga kartu uang elektronik berfungsi dengan baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki jalan tol,” ujar Mardiansyah.

Sebagai informasi tambahan, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas dan layanan tol secara real-time melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad serta aplikasi HK Toll Apps yang tersedia di platform Android dan iOS.

“Dengan mengutamakan keselamatan bersama, kita SETUJU untuk selamat sampai tujuan dan merasakan manfaat konektivitas Sumatera yang kini semakin dekat,” tutup Mardiansyah. (***)

Terkini